Home EKUIN Pertanian Iklim Pemicu Turunnya Harga Cabai Rawit Merah

Iklim Pemicu Turunnya Harga Cabai Rawit Merah

637
Direktur Jenderal Holtikultura, Kementan, Spudnik Sujono, saat menyaksikan tanaman Cabai Rawit milik petani di Malang, Jatim, Rabu (11/1/2017). (Photo Fahd/citraindonesia.com).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Iklim dinilai sebagai pemicu turunnya harga Cabai Rawit Merah.

“Selain tata niaga pendistribusian yang sudah dipotong dan mulai membaik ditambah beberapa waktu yang lalu Bareskrim Mabes Polri yang mengungkapkan penemuan beberapa pengepul cabai yang membuat harga cabai di tingkat pedagang yang melonjak tinggi,’’ ungkap Spudnik Sudjono Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian di Jakarta, Senin (20/3/2017).

Menurut Spudnik untuk menjaga stabilitas harga di pasaran serta upaya peningkatan produksi cabai, khususnya jenis Cabai Rawit Merah, sudah dilakukan program Gerakan Nasional Penanaman Cabai (Gertam Cabai).

Program kekinian itu diharapna bisa menjawab masalah pasokan ke pasar hingga konsumen, sehingga membuat harga terjangkau konsumen.

Spudnik juga menjelaskan bahwa walaupun ada hukum supply- demand, namun ada tata niaga yang juga menentukan atau mempengaruhi nilai jualnya.

Jadi semua itu kata dia adalah faktor eksternal yang dapat mempengaruhi secara langsung.

“Dari CSR produsen (Cabai) juga ada dukungan APBN, jadi semua itu membantu untuk pertanaman cabai,” papar Spudnik.

Seperti diketahui, Kementan telah memberikan bibit dan melanching gerakan tanaman cabai rewit merah untuk para ibu-ibu Bhayangkari, PKK dan ibu rumah tangga dalam bentuk polybag.

Hal itu diharapan menjadi salah satu faktor yang dapat berkontribusi membuat cabai rawit merah mengalami penurunan dari harga yang sekarang di kisaran 100-an ribu rupiah. (Ning)

Komentar

Komentar