Home Breaking News HET Beras Diatur Permendag No. 57/M-DAG/PER/8/2017

HET Beras Diatur Permendag No. 57/M-DAG/PER/8/2017

236
Kuli angkut beras sedang merapikan barang di dalam gudang di Pasar Induk Beras Cipinang, (Foto:Badia/citraindonesia.com)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 57/M-DAG/PER/8/2017 Tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras sebagai pengganti Permendag No.27 / M-DAG/ PER/ 5/ 2017.

“Pemberlakuan itu, Menimbang : a. bahwa untuk menjaga stabilitas dan kepastian harga beras, serta keterjangkauan harga beras di konsumen, perlu menetapkan harga eceran tertinggi beras; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Perdagangan tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras,” begitu bunyi pertaruan baru tentang HET Beras ditandatangani Mendag Enggartiasto Lukita itu.

Peraturan itu diundangkan pada 28 Agustus 2017 yang juga diteken Dirjen Peraturan Perundang- undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Widodo Ekatjahjana.

Pada Pasal 1 ayat (4) berbunyi : “Harga Eceran Tertinggi Beras yang selanjutnya disingkat HET adalah harga jual tertinggi beras kemasan dan/atau curah di pasar rakyat, toko modern dan tempat penjualan eceran lainnya”.

Berbunyi : Mengingat: 1. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4916);
2. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 227, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5360);

Pada Pasal 5 berbunyi : “HET sebagaimana dimaksud Pasal 2 mulai berlaku pada 1 September 2017. Pada Pasal 6 HET sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dapat dievaluasi sewaktu-waktu”.

Pasal 7 ayau (1) berbunyi : “Pelaku usaha yang melanggar Pasal 3 dan Pasal 4 dikenai sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha oleh pejabat penerbit izin.

Pada (2) : “Sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah diberikan peringatan tertulis paling banyak 2 (dua) kali oleh pejabat penerbit izin.

Pada Pasal 8  berbunyi : Ketentuan Peraturan Menteri ini dikecualikan terhadap Beras Medium dan Beras Premium yang ditetapkan sebagai Beras Khusus oleh Menteri Pertanian. (linda)

Berikut wilayah yang berlaku HET Beras sesua Permendag tersebut :

Komentar

Komentar