Home Breaking News Harga Jeruk Merosot Petani Sumalungun Mengeluh

Harga Jeruk Merosot Petani Sumalungun Mengeluh

184
Jeruk Tanahkaro. Foto medanbisnis.

SIMALUNGUN, CITRAINDONESIA.COM- Harga Jeruk, hasil pertanian para petani Simalungun, kini tengah merosot tajam hingga 60 persen, membuat mereka mengeluh.

“Sekarang itu harganya cuma laku Rp3500- 4000/Kg. Kemaren itu kan sempat Rp12,000/Kg kualitas satu,” ujar Ny Purba warga Kecamatan Silimakuta, Selasa (8/8/2017).

Seperti diketahui daerah ini penghasil jeruk. Banyak memasok kebutuhan hingga ibu kota Jakarta.

“Kita ini sudah bingung. Di Jakarta Jeruk harga masih tinggi, katanya hampir Rp20,000/Kg. Tapi toke- toke datang kesini cuma berani beli Rp4000, tapi dia mengirim ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. Nah kenapa dia belum di sini sangat murah, nggak berse ini toke- toke,” jelasnya lagi.

Hal sama dirasakan para petani di Desa Rakut Besi, Kecamatan Silimakuta Kecamatan Raya.

“Ampun lah. Mengapa murah sekali harganya. Aku telepon adekku di Jakarta itu harganya masih mahal sekali katanya sampai Rp25- 27,000/Kg. Kenapa harga di kampung kita ini murah sekali. Dah aku gak mau jual, mau kirim ke Jakarta. Adekku katanya mau ko nampung di sana,” jelasnya.

Mereka mengakui bila dijual seharga Rp4.000/kg, tidak balik komdal. “Biaya produksi untuk 1 hektar itu sekitar Rp120 juta. Tapi kalai dijual Rp4,000/Kg, dengan hasil panen 25- 30 ton, kita rugi total. Gak jelas itu toke,” imbuhnya. (Doni)

 

Komentar

Komentar