Home Breaking News Harga Garam Masih Berpotensi Naik Pada September 2017

Harga Garam Masih Berpotensi Naik Pada September 2017

136
Petani Garam

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- BPS mencatat, Kecuk Suhariyanto menilai, harga bahan pangan termasuk garam masih berpotensi mengalami kenaikan harga pada September 2017.

“Potensi kenaikan harga pangan tersebut bisa terjadi pada komoditas cabai merah, garam, telur ayam ras, dan daging ayam ras,” Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, di Jakarta, Senin (4/9/2017).

Kecuk mencontohkan, misalnya garam. Potensi kenaikan harga garam sudah terlihat sejak bulan lalu. Awal bulan ini saja, harganya sudah naik sekitar 26,22%.

“Secara rata-rata naik 26,22%. Tapi, di beberapa provinsi ada yang naik hingga 105%, seperti di Gorontalo,” ujarnya, Senin (4/9/2017).

Sementara, harga cabai merah naik 0,92% pada bulan lalu dan telur ayam, serta buah-buahan masing-masing naik 0,1%.

Menurutnya, adapun potensi kenaikan sejumlah bahan pangan ini, bisa terjadi hingga penghujung tahun, khususnya Desember. Sebab, jelang pergantian tahun, kebutuhan pangan masyarakat cenderung meningkat, sehingga berpotensi mengerek inflasi tinggi.

“Tapi, yang perlu dijaga adalah di Desember, jelang natal, tahun baru, dan ada liburan. Karena selalu ada kenaikan di Desember,” jelasnya.

Adapun, sejumlah bahan pangan yang telah menurun harganya sampai Agustus lalu, yaitu bawang merah yang turun 11,7% dan bawang putih turun 13%.

“Penurunan juga terjadi pada ikan segar dan beberapa sayuran, seperti tomat, cabai rawit, ada juga bayam, kelapa, dan lainnya,” lanjutnya. (pemi)

Komentar

Komentar