Home Breaking News Harga Gabah di Konawe Turun Jadi Rp4600/Kg

Harga Gabah di Konawe Turun Jadi Rp4600/Kg

858
Panen raya padi petani Konawe, Sultra, Januari 2018

SULTRA, CITRAINDONESIA.COM- Panen Padi para Petani di Kecamatan Pondidaha, Sultra, berlangsung sejak Desember 2017 sekarang, seperti di Desa Lalonggotomi, Wonua Monapa, Belatu dan Laloika. Namun harga Gabah turun Rp200/Kg menjadi Rp4600/Kg dari sebelumnya Rp4800/Kg.

‘Luas sawah di Kec. Pondidha 1.973 ha. Yang sudah di panen sekitar 60% dengan produktivitas antara 4 – 7 ton Gabah per ha’, ujar I. Nyoman Trima, Dinas Pertanian Kabupaten Konawe, tertulis melalui Kabag Humas, Kementan RI, Marihot H Panggabean di Jakarta, Sabtu malam kepada citraindonesia.com.

Mengenai harga Gabah menurut Roe petani di Desa Lalonggotomi, sedang turun menjadi Rp4.600/Kg. ‘Lebih rendah dari pekan sebelumnya Rp4.800/Kg’, ujarnya seraya berharap harga naik lagi meningkatkan kesejahteraan para petani setempat.

Menjawab hal itu, Zainal Abidin, Peneliti BPTP Balitbangtan Sultra, bilang penurunan harga gabah ini karena luas panen terus bertambah di Konawe ecara keseluruhan terutama Kecamatan Lambuya, Wawotobi Wonggeduku serta Uepai yang dikenal sentra penymbang hasil panen terbesar.

Sementara petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Pondidaha menyatakan panen di Pondidaha ini berdekatan waktunya dengan waktu tanam.

‘Pada Januari ini sekitar 560 ha sawah siap tanam, dan sisanya akan tanam bulan Februari hingga awal Maret’, ujarnya.

Pertanaman ini kata dia, lebih cepat dibanding musim sebelumnya. Hal ini menyambut program percepatan tanam padi sawah di Kabupaten Konawe, di mana bulan Januari ini air irigasi Wawotobi bendungan terbesar di Sultra telah di buka, dan akan dimamfaatkan para petani setempat. (dewi)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar