Home Breaking News Gunung Agung, Arief Yahya : Bali Aman Dikunjungi Wisatwan!

Gunung Agung, Arief Yahya : Bali Aman Dikunjungi Wisatwan!

327
Gunung Agung Bali.

BALI, CITRAINDONESIA.COM- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pastikan Bali aman dikunjungi wisatawan, meski Gunung Agung di Kabupaten Karangasem berstatus Awas.

Bali aman dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Kami pun sudah siap dengan berbagai jenis antisipasi jika memang benar akan ada erupsi (Gunung Agung),” katanya di Kabupaten Karangasem, Bali, Kamis (5/10/2017).

Destinasi wisata di Pulau Dewata sangat siap menerima kunjungan wisatawan. Terkecuali memang beberapa destinasi di areal kawasan rawan bencana (KRB) yang jumlahnya tidak begitu banyak.

Terkait penanganan bencana, Menpar menilai sudah ada kesiapsiagaan pemulihan pascabencana alam. Pengalaman letusan Gunung Raung di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur yang juga sempat berdampak pada pariwisata di wilayah tersebut.

“Di sana (Banyuwangi) kami sudah pernah aplikasikan penanganan pascabencana dan sudah berjalan sangat baik,” terang Arief sembari menjelaskan hal itu bisa diterapkan untuk kasus Gunung Agung.

Selain itu, Pemerintah telah menyiapkan berbagai opsi terkait kondisi terburuk jika memang Gunung Agung meletus. Tiga opsi yang akan diambil yakni terkait akses, akomodasi dan atraksi.

Untuk akses, pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk akses evakuasi wisatawan ke berbagai wilayah di sekitar Bali seperti Jawa dan Lombok, disiapkan bus mengantisipasi Bandara Internasional Ngurah Rai ditutup total.

“Akses wisatawan baik domestik maupun mancanegara sudah dipetakan jika memang kondisi terburuk terjadi (erupsi),” tambahnya.

Sebanyak 300 bus siap siaga jika memang harus dialihkan ke Bandara Praya di Nusa Tenggara Barat (NTB) atau ke Juanda di Surabaya, Jawa Timur.

“Yang juga perlu diperhatikan adalah terkait atraksi kepada para wisatawan jika seandainya mereka tidak bisa keluar Pulau Dewata dalam jangka waktu tertentu sehingga wisatawan tetap nyaman tinggal di Bali,” terangnya. (ant/putu)

Komentar

Komentar