Home Breaking News Gladi Posko Ke-1 Pengawak Patroli Bakamla RI Ditutup!

Gladi Posko Ke-1 Pengawak Patroli Bakamla RI Ditutup!

221
Ditutup sudah Gladi Posko Ke-1, Pengawak Patroli Bakamla RI, Jumat (7/7/2017) di Jakarta. Photo Puspen TNI.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Usai pembekalan selama empat hari, unsur-unsur dan Pengawak Satgas harus siap bekerja sekuat tenaga untuk mencapai targetkan.

“Harus dapat diwujudkan dalam bentuk kinerja yang optimal,” tegas Direktur Operasi Laut Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo mewakili Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, pada penutupan Gladi Posko ke-1 di Hotel Luminor, Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2017).

Pada hari terakhir kegiatan Gladi Posko tersebut, Laksma TNI Rahmat Eko sekaligus memimpin briefing Operasi Nusantara pada sesi terakhir sebelum penutupan.

Kegiatan pembekalan berupa penyegaran dan pemberian informasi berupa isu terkini, produk-produk hukum, materi terkini tentang keamanan, keselamatan dan penegakan hukum di laut serta briefing para komandan/nakhkoda.

“Yaitu agar pelaku tidak ragu dalam melaksanakan tugas dan diharapkan berhasil selama penugasan dalam operasi dibawah kendali taktis satgas-satgas Bakamla RI,” jelasnya.

Ada beberapa hal yang ditekankan Deputi Opslat Bakamla RI, disampaikan Direktur Operasi Laut kepada seluruh unsur dan satgas pada saat briefing sbb;

  1. Menghindari pungli dalam bentuk apapun,
  2. Meningkatkan kegiatan rikhan terhadap berbagai bentuk illegal activity,
  3. Meningkatkan tertib administrasi dan prosedur dalam pelaporan, pertanggungjawaban keuangan,
  4. Meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan bekul BBM.
  5. Khususnya kepada Dansatgas agar meningkatkan pengendalian dan pengawasan unsur operasi sesuai kendali wilayah masing-masing,
  6. Para Komandan/nakhkoda kapal patroli agar dalam giat pemeriksaan memperhatikan prosedur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku melalui pengecekan secara menyeluruh dan teliti baik dokumen kapal, muatan/barang, dokumen orang dan dugaan pelanggaran yang terjadi.

“Yang penting juga untuk diperhatikan, agar dalam menghadapi tindakan provokasi terutama dengan kapal asing agar dilakukan dengan hati-hati tidak terpancing dan segera laporkan dan koordinasikan dengan unsur TNI AL/Polri terdekat,” imbuhnya. (olo)

Komentar

Komentar