Weather United States Of America, Ashburn United States Of America, Ashburn +9°C

Citra Indonesia

Gita: Jadilah Konsumen Yang Cerdas

Gita: Jadilah Konsumen Yang Cerdas

May 13
12:53 2012
Mendag Gita Wirjawan berikan kaus konsumen cerdas kepada mahasiswi UII disaksikan Rektor UII Profesor Edy Suandi Hamid

Mendag Gita Wirjawan berikan kaus konsumen cerdas kepada mahasiswi UII disaksikan Rektor UII Profesor Edy Suandi Hamid

CitraIndonesia.Com: Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan RI, terus memberikan edukasi kepada konsumen sejak usia dini, sekolah menengah hingga perguruan tinggi, agar kelak mereka menjadi konsumen yang cerdas.

Program konsumen cerdas dilakukan pemerintah untuk melindungi hak- hak para konsumen menyusuk membanjirnya produk abal- abal di dalam negeri. Lagi pula hak konsumen itu dilindungi dalam UU No.8/1999 tentang perlindungan konsumen.

Dalam kuluah umum di kakampu Universitas Islam Indonesia (UII) Jogyakarata, kemarin, Menteri Perdagangan Gita Wirtjawan, mengatakan cerdas berarti pintar memilih produk yang akan dikonsumsi- produk berkualitas atau sehat.

Mendag juga meresmikan program Layanan Informasi Perlindungan Konsumen di Universitas Islam Indonesia (UII) Kaliurang, Yogyakarta, kemarin.

Kata Gita, jika itu produk impor, tentunya harus memiliki merek luar (ML) dan MD bila merek dagang lokal.

Terhadap produk elektronik, handphone/HP, dan elektronik lainnya, tentunya harus memiliki buku manual garansi, memiliki servis center dan distributornya jelas.

Kemudian kalau produk baja untuk bangunan, ban, semen, regulator, selang gas, dan lain sebagainya tenjunya juga harus memililiki Standard Nasional Indonesia (SNI) wajib.

Tanpa embel- embel di atas, maka konsumen cerdas lanjut Gita, harus mengabaikannya. Sekalipun harganya di pasar murah. Anda harus ingat, murah itu belum tentu baik atau sehat digunakan atau dikonsumsi.

Dan yang sangat penting digarisbawahi menurut Menteri Perdagangan Gaita Wirjawan, bahwa konsumen cerdas, adalah konsumen yang memilih produk berkualitas dan produksi dalam negeri.

Itu diyakininya motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Semakin banyak konsumen cerdas maka diharapkan bisa mengerem arus import produk “abal- abal” dan mendorong ekspor.

“Postur ekspor-impor yang sehat membuat pertumbuhan ekonomi maksimal,” tegas Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, dalam kuliah umum di Universita Islam Indonesia di Yogyakarta, Jumat (11/5//2012).

Sekedar diketahui, hadir dalam kuliah umum itu, Rektor UII Prof Edy Suandi Hamid, Sekjen Kemendag Ardiansyah Parman, Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Nus Nuzulia Iskhak, Dirjen PDN, Gunaryo, Sesditjrn PDN, Jimmy Bella, Direktur Pemberdayaan Konsumen, Srie Agustina, Direktur Metrologi, Charles Sagala, Sesditjen SPK, Widodo, Karo Umum, Suprih Karyanto, dan sekitar 400lebih mahasiswa UII.

“Kuartal I pertumbuhan ekspor kita turun dari 27 persen menjadi 7 persen. Sebaliknya pertumbuhan impor justru naik. Ini harus disikapi dengan serius, yakni membentuk konsumen cerdas,” paparnya.

Dia mengatakan Kementerian Perdagangan telah mendeteksi 304 produk impor diduga tidak sesuai SNI. Dari 304 itu, 66% elektronik berasal dari China.

Ia menyatakan, negara produsen dunia ingin mengekspor produknya Indonesia. Karena pasar Indonesia itu seksi.

“Pasar Indonesia itu seksi. Sehingga produk- produk tak SNI tiap hari banyak gentayangan di pasar”.

“Tenaga pengawas kita kurang. Hanya 700 orang. Maka kita koordinasi dengan pihak terkait, Bea Cukai, Mabes Polri dan seluruh Pemda,” ungkapnya. (olo)


Tags
Share

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Cari Konten

image003

Desainbagus.com - jasa pembuatan website dan toko online terbaik