Search
Thursday 18 December 2014
  • :
  • :

Gernas Industri Kakao

Wamenkeu Mahendra Siregar

Wamenkeu Mahendra Siregar

CitraIndonesia.Com: Kementerian Keuangan mengadakan workshop mengusung tema “Kebijakan Memperkuat Ekonomi Kakao Nasional”, Rabu (9/5/2012) di Jakarta.

Workshop tersebut secara resmi dibuka Wakil Menteri Keuangan II Mahendra Siregar. “Yang saya mau dengar, adalah usulan, proposal dan konsep kegiatan gernas (Gerakan Nasional Kakao) itu, sehingga kedepan kita firm dan semakin matang,” kata Mahendra.

Ia berharap seluruh elemen yang terlibat dalam gernas untuk melakukan yang terbaik, mengingat hal ini menyangkut daya saing dan masa depan industri kakao nasional.

“Dan ini merupakan suatu program revitalisasi yang akan kelihatan beberapa tahun berikutnya,” tambahnya.

Dari data BPS, perkembangan selama 2 tahun terakhir sejak tahun 2009, volume ekspor kakao olahan 82 ribu ton naik menjadi 178 ribu ton pada tahun 2011.

Sedangkan biji kakao turun dari 439 ribu ton pada tahun 2009 menajdi 210 ribu ton pada tahun 2011.

“Ini sekarang sudah kelihatan, kalau sebelumnya 80 persen dari nilai ekspor kakao kita di tahun 2008 dalam bentuk biji, maka sekarang hampir fifty-fifty antara biji dan olahan,” jelasnya.

Hal tersebut kata dia, didorong adanya penetapan kebijakan pengenaan bea keluar (BK) oleh pemerintah.

“Bea keluar telah berhasil meningkatkan penjualan dalam negeri, kemudian pengolahannya kita bantu dengan akses ke pasar-pasar internasional melalui tarif yang lebih rendah di negara-negara importir. Sebaliknya dengan adanya BK maka terjadi disinsentif untuk mengekspor biji kakao,” katanya. (rosa/olo)

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *