Home SPORT Bola Gagal ke Semi Final Liga Champons, Ini Kata Pep Guardiola

Gagal ke Semi Final Liga Champons, Ini Kata Pep Guardiola

190
Pep Guardiola merangkul Clichy usai pertandingan. (Foto: Goal)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Ini kata Pep Guardiola setelah timnya dibekuk AS Monaco, 3-1 dan gagak melaju ke semi final Liga Champions dini hari Kamis (16/3/2017).

“Saya mencoba meyakinkan mereka dalam semua pertemuan bahwa kami harus datang ke sini untuk menyerang dan mencetak gol,” kata Guardiola.

“Ini kesalahan saya adalah tidak berhasil meyakinkan mereka untuk melakukan hal itu,” tambahnya usai laga itu tadi pagi.

Dengan kekalahan ini, Manchester City, tim pertama dalam sejarah, yang terjungkal setelah mencetak lima gol di laga pertama.

Memimpin 5-3 dari laga pertama, City tampil dengan tim penyerang, namun kalah 1-3 melawan Monaco, dan tersingkir oleh keunggulan gol tandang Monaco.

Pelatih asal Spanyol itu menambahkan: “Saya berhasil juga meyakinkan mereka di babak kedua, tapi itu sudah terlalu terlambat.

“Semua manajer melakukan kesalahan tapi saya kira masalahnya bukan kesalahan taktis. Sederhananya begini. Perbedaannya terletak pada babak pertama dan babak kedua. Di babak kedua kami mencoba memenangkan pertandingan, kami mencoba bermain habis-habisan. Saya selalu begitu di sepanjang karir saya. Tapi masalahnya adalah babak pertama. Kami tidak mencapai tingkat permainan kami,” tambahnya.

City tak berdaya dan para pemain belakang bermain ceroboh, dan mereka kebobolan dua kali dalam kurang dari 30 menit di babak pertama.

Kylian Mbappe membawa Monaco unggul pada menit ke 8, dan Fabinho Tavares membawa Monaco unggul 2-0 di menit 29.

Mereka tampil jauh lebih baik di babak kedua berhasil menyelamatkan diri melalui gol Leroy Sane di menit 71.

Tapi lemahnya pertahanan membuat Dity kebobolan lagi lewat tendangan Tiemoue Bakayoko, yang membuat tim tuan rumah menang 3-1.

Tapi, kata Guardiola: “Masalahnya bukan tentang pertahanan. Bukan tentang itu. Mengapa babak kedua masalah dengan pertahanan?. Striker kami harus agresif dan menjemput bola, tapi kami tidak melakukannya di saat penting ini. Itu sebabnya kami tersingkir.” imbuhnya. (ling)

Komentar

Komentar