Home SPORT Bola FBI Selidiki “KKN” Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Atletik Tahun 2021

FBI Selidiki “KKN” Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Atletik Tahun 2021

141
Usain Bolt, pelari Jamaika peraih Emas 100 Meter di Olimpiade Rio 2016.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Keputusan kontroversial “KKN” memenangkan Eugene, Oregon sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Atletik tahun 2021, sedang diselidiki FBI dan Divisi Kriminal Internal Revenue Service Amerika (IRS).

Menurut BBC, Kota AS dianugerahi acara tersebut pada tahun 2015 dengan badan pengurus atletik IAAF yang melewati proses tender formal yang biasa.

Jaksa Prancis yang menyelidiki korupsi di dalam IAAF meluncurkan penyelidikan mereka sendiri mengenai pemberian acara tersebut pada tahun 2015.

Mantan Presiden IAAF, Lamine Diack, yang sekarang berada di bawah tahanan rumah di Prancis atas tuduhan korupsi, berada di pusat keputusan tersebut.

Eugene diberikan sebagai tuan rumah acara tersebut meski mendapat sorotan dari kota Gothenburg di Swedia.

Kota Oregon berhubungan erat dengan Nike, yang tempat kelahirannya hanya beberapa mil jauhnya.

Nike mendanai sebagian besar fasilitas olahraga Universitas Oregon, di mana banyak acara Eugene 2021 akan diadakan.

BBC pada November 2015 menyarankan Presiden IAAF Lord Coe. Mungkin telah melobi pendahulunya atas tawaran tersebut, dan mengungkapkan bahwa dia telah mendiskusikannya dengan eksekutif senior Nike.

Pada saat itu Lord Coe dibayar 100.000 Pound setahun sebagai duta untuk Nike. Namun belakangan Lord Coe membantah melobi siapa pun atas nama tawaran Eugene.

Dia mengundurkan diri dari peran Nike yang dipegangnya selama 38 tahun – kemudian bulan itu mengatakan tuduhan akan konflik kepentingan bukanlah “gangguan” dan “tidak baik untuk Nike atau IAAF”.

Bjorn Eriksson, kepala tim Gothenburg menolak kesempatan untuk melakukan sebuah tawaran. Dia mengatakan bahwa ‘pelanggaran fair play’.

BBC memahami, pihak berwenang Amerika – termasuk penyidik ​​pajak di IRS – berusaha menyelidiki apakah ada kesalahan dilakukan di AS, sehingga melibatkan sejumlah lembaga menyelidiki pemberian kejuaraan tersebut kepada tiga orang.

Seorang juru bicara IAAF mengatakan bahwa dia tidak mengetahui adanya probe dengan FBI dan IRS.

FBI terkenal pandai menyelidiki korupsi di badan sepak bola dunia FIFA, yang mengakibatkan sejumlah petinggi masuk penjara. (oca)

Komentar

Komentar