Home Indonesian Way External Review Sangat Penting!

External Review Sangat Penting!

379
Presiden Gus Dur (kiri) dan Menteri Marzuki Usman (kanan). Foto olo.

Oleh : Marzuki Usman

Duke University Islamic Study Center (DISC), adalah suatu lembaga yang dibentuk di kampus Duke University di Durham North Carolina, Amerika Serikat. DISC ini didirikan pda tahun 2006, yang diinisiasi oleh Prof. Dr. Bruce Lawrence, Professor yang ahli didalam agama Islam. Beliau ini disamping sebagai maha guru di Duke University, beliau juga adalah seorang Pendeta dari Gereja Krisiten Episcopal di kota Durham, North Carolina, Amerika Serikat.

DISC ini disamping didukung oleh tenaga Pengajar (Faculty members) dari berbagai disiplin ilmu di kampus Duke, juga didukung oleh Dewan Penasehat Internasional (International Advisory Boards), yang terdiri dari orang-orang terkenal (International Prominent Person) dari berbagai negara. Dan, penulis mendapat kepercayaan untuk duduk sebagai anggota dari DISC International Advisory Boards.

Pada pertemuan rutin dari DISC dimusim semi tahun 2013, telah diambil satu keputusan untuk mengundang pihak dari luar kampus Duke University untuk menilai keberadaan DISC ini. Yakni, apakah DISC telah berhasil menjalankan misinya. Apakah keberadaan lembaga DISC bermanfaat bagi Duke University, dan rakyat disekitar kampus, dan juga bermanfaat bagi rakyat dan negara Amerika Serikat? Pihak luar ini, diundanglah para guru besar dari kampus lain, yaitu dari : University of North Carolina di Chapel Hill, University of Arizona, George Mason University, dan dari Georgetown University di Washington DC. Kegiatan seperti ini disebut dengan istilah External Review. Artinya kegiatan DISC dinilai oleh pihak dari luar kampus Duke University.

Untuk apa dilakukan external review ini? jawabnya, untuk memperoleh penilaian yang objektif dari para pihak yang tidak memiliki kepentingan dan urusan dengan DISC. Para anggota komisi External Review ini datang ke kampus Duke dan mencari fakta atas keberadaan DISC. Mereka bertanya kepada pihak-pihak yang terlibat, yakni : pimpinan dan staff dari DISC, Dewan Penasehat International, Tenaga Pengajar, dan mahasiswa di kampus Duke University. Hasil dari penilaian (review) ini mereka mengusulkan hal-hal sebagai berikut :
1. Supaya diangkat Direktur yang baru untuk DISC. Disarankan berasal dari maha guru yang senior didalam Studi Islam, yang mampu memimpin administrasi. Dan, paling sedikit akan menyediakan 50 persen dari waktunya untuk DISC.
2. Perlu aturan yang jelas untuk melibatkan tenaga pengajar Duke ke DISC.
3. Perlu aturan yang jelas tentang peranan dari Dewan Penasehat DISC
4. Perlu jaminan dana DISC dari Duke University
5. Dan sebagainya.

Apa pelajaran yang dapat kita ambil dari praktek External Review yang dilakukan oleh DISC ini? Menurut penulis, cara untuk menilai seberapa jauh kita telah berhasil, tetapi tetap bertanggung jawab (responsibility) dan bertanggung gugat (accountability), maka dengan mengundang penilai dari pihak luar yang independent (External Review), adalah sangat layak untuk dijalankan. Kita haruslah sadar, bahwa yang tahu betapa baik atau jeleknya kita, adalah orang lain, pihak luar, seperti : pelanggan (Customer), pesaing kita (Competitor), orang kebanyakan, alias rakyat, dan sebagainya. Dan, kita yang dinilai, haruslah berhati besar. Artinya kuping boleh panas, tetapi hati tetap dingin.

Para pengusaha, para pengelola yayasan, para pemimpin formal, dan sebagainya, jika ia sering mengundang external review seperti yang dipraktekan oleh DISC, maka dapat dijamin, bahwa perusahaan, lembaga atau oraganisasi itu, pastilah panjang umurnya (sustainable), dan menguntungkan (profitable), serta juga menyenangkan (happiness). Alangkah baik nasibnya Indonesia kita, apabila kegiatan external review ini merupakan makanan sehari-hari bagi para pemimpin kita. Semogalah! Amin .

Komentar

Komentar