Home Breaking News Email Hillary, Presiden Trump Kaget Anaknya Trump Jr Bertemu Pengacara Rusia

Email Hillary, Presiden Trump Kaget Anaknya Trump Jr Bertemu Pengacara Rusia

116
Donald Trump memeluk mesra anaknya Trump Jr. Photo getty.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Presiden AS Donald Trump kaget setengah mati. Karena tidak memberitahu oleh anaknya Donald Trump Jr tentang sebuah pertemuan dengan seorang pengacara Rusia yang mengatakan bahwa dia dapat membantu kampanye ayahnya.

Donald Trump Jr mengatakan kepada Fox News bahwa pertemuan tersebut “tidak berarti apa-apa, tapi seharusnya dia menangani hal itu dengan cara yang berbeda,” katanya rabu (12/6/2017).

Dia merilis email yang menunjukkan bahwa dia menyambut tawaran untuk menemui pengacara tersebut, yang diduga terkait dengan Kremlin dan memiliki kerusakan material pada lawan politik ayahnya, Hillary Clinton.

Pejabat AS menyelidiki dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan AS.

Bahkan sejak terpilih, Presiden Trump telah mantap dengan tuduhan bahwa Rusia mencoba menyabotase kampanye Clinton.

Dia telah menolak pengetahuan tentang hal ini dan Rusia juga berulang kali membantah ikut campur.

Ditanyakan oleh Fox News ‘Sean Hannity, jika dia telah memberitahu ayahnya tentang pertemuan tahun lalu. Mr Trump Jr bilang : “itu tidak apa-apa. Tidak ada yang perlu diceritakan”.

“Maksud saya, saya bahkan tidak akan mengingatnya sampai Anda mulai menjelajahi barang-barang ini. Benar-benar terbuang 20 menit, itu memalukan.”

Bahwa Donald Trump Jr dan iparnya Jared Kushner setta ketua pemenangan kampanye, Paul Manafort bertemu dengan pengacara Rusia Natalia Veselnitskaya di Trump Tower di New York pada bulan Juni 2016.

Trump Jr menerima email dari seorang dari penerbit Inggris Rob Goldstone, dia bilang dokumen dari Rusia akan memberatkan Hillary Clinton.

Pada saat itu, Donald Trump ayahnya, adalah calon Republik melawan saingannya dari Partai Demokrat, Nyonya Clinton.

Satu email dari Mr Goldstone mengatakan bahwa informasi yang mereka janjikan adalah “informasi yang sangat jelas dan sensitif, namun merupakan bagian dari Rusia dan dukungan pemerintahnya untuk Mr Trump”.

Pertemuan tersebut berlangsung, namun Mr Trump Jr mengatakan kepada Fox News bahwa wanita tersebut memberi mereka dokumen itu, tapi tidak ada gunanya dan hanya bertahan 20 menit. (oca/bbc)

Komentar

Komentar