Home Breaking News Duh Menderita Anak Ini Giginya Dipreteli Dokter Mal Praktek

Duh Menderita Anak Ini Giginya Dipreteli Dokter Mal Praktek

188
Anak korban mal praktek oknum dokter. Kasihan mereka! Tapi apakah dokter kasihan sama pasiennya?

JAKARTA, CITRAINDOENSIA.COM- Pernahkan Anda membayangkan bahwa seorang dokter bukan “malaikat” kiriman Tuhan untuk menolong sesama?

“Rasanya pasti banyak di antara kita tidak percaya. Umumnya mereka- mereka yang korban atau keluarga korban mal praktek seorang dokter medis sehingga traumatik. Seperti dalam video berikut di bawah ini,” ujar Linda, mengaku seorang keluarga korban mal praktek kepada awak media ini di Jakarta, Senin (17/4/2017).

“Sakit gigi itu memang ampun deh. Orang ngomong saja kita gak suka. Memang penyakit gigi anakku juga katanya karena keturunan. Bapaknya sama kakeknya suka berlobang giginya,” jelasnya membuka rahasia gen, seraya menjelaskan soal sakit gigi keluarganya pada rajin baik sebelum tidur malam atau usai bangun pagi serta abis santap makan.

Dia lantas membangikan link video di bawah. “Lihat di video gimana derita korban. Dia cacat permanen dari kesempurnaannya,” imbuhnya sembari menangis saat mengenang anaknya korban mal praktek itu. “Tapi emang kia sudah damai dengan dokter, difasilitasi rumah sakit juga,” ujarnya.

Mal praktek memang tak hanya ada di Indonesia. Tetapi juga di negara- negara maju AS hingga di Eropa sana, bahkan belahan dunia barang kali. Human error itu bisa terjadi di bidang apa saja.

Misalnya, seperti dalam video itu. Bahwa seorang dokter Gigi dituduh mal praktek terhadap anak-anak di luar prosedur tetap negara itu. Akibatnya si dokter berurusan dengan hukum- dan dipecat serta masuk penjara. Setimpalkah? “Nggak dong. Dia kan gak cacat. Anak orang cacat seumur hidup. Bagusnya sih disamain dengan korban,” tegasnya meronta.

Sang dokter gigi “bejad” kata dia, dengan teganya hingga sekuat tenaga mempreteli gigi- gigi anak- anak tak berdosa.

“Sedih melihatnya. Anakku juga giginya 7 dari depan gak ada lagi, jadi tambal gigi palsu. kasihan kan dia seorang perempuan,” katanya seraya membuka mulut putri sulungnya yang kini kelas 2 SD.

Pastinya kasus mal praktek hanya segelintir yang terungkap, itupun karena para pasian mau melaporkan, kalau tidak gelap sudah.

Masalahnya kan, banyak korban enggan melaporkan perbuatan tidak simpatik para oknum dokter hingga perawat dan rumah sakit dari dulu hingga sekarang.

Namun kita juga harus akui. Bahwa tak semua dokter “nakal”. Banyak dokter kita yang super baik. Mereka bagai “tangan Tuhan” dewa dunia nyata bagi kita hamba lemah.

Dokter sejati adalah dokter yang setiap saat setia mencurahkan tenaga dan pikirian menolong kita para pasien. Bagi kita dokter sejati Yes- dokter abal- abal No!

Lihat video saat gigi anak ini dipreteli dokter abal- abal!

Komentar

Komentar