Home Breaking News Dua Wartawan Myanmar Investigasi Rohingya Diadili

Dua Wartawan Myanmar Investigasi Rohingya Diadili

103
Dua wartawan Wa Lone dan Kyaw Soe Oo ditahan di penjara Myanmar karena meliput kasus pembantaian Rohingya.

MYANMAR, CITRAINDONESIA.COM- Dua wartawan Myanmar dari kantor berita Reuters telah didakwa dengan ilegal memperoleh dokumen-dokumen rahasia pemerintah tentang ‘pembantaian’ Rohingya.

Wartawan lokal telah mengutuk langkah itu, menyebutnya sebagai ancaman bagi semua wartawan. Mereka berdua ditahan polisi sejak bulan lalu, namun muncul di pengadilan pada Rabu (10/1/2018).

Jika mereka terbukti bersalah, mereka bisa menghadapi hukuman penjara maksimal 14 tahun.

Rohingya foto nyt.

Pengacara untuk Lone Wa Kyaw Soe Oo dan mengatakan kliennya itu ditangkap tak lama setelah menerima dokumen dari polisi, saat mereka sedang makan malam.

Lone Wa mengatakan, ‘Mereka menangkap kami untuk mencegah kita menemukan kebenaran. Tuduhan terhadap kita yang salah dan tidak adil’.

Keluarga dari para wartawan tampak datang ke pengadilan dan meminta dukungan. Sekitar 50 wartawan berkumpul di depan pengadilan untuk memprotes penangkapan. Mereka mengenakan T-shirt hita sebagai tanda protes.

Presiden Reuters merilis sebuah pernyataan menjelaskan penangkapan sepenuhnya tidak berdasar dan serangan terang-terangan pada kebebasan pers.

Dia janji kepada si wartawan akan diizinkan kembali ke pekerjaan mereka dan melaporkan peristiwa di Myanmar secara terbuka kepaad dunia.

Kebebasan pers tetap dibatasi di Myanmar, bahkan setelah pemenang Nobel Aung San Suu Kyi mengambil alih kekuasaan, mengakhiri puluhan tahun kekuasaan militer. (oca)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar