Home Breaking News DPR Minta DMO Batubara Tak Bebani Konsumen Listrik

DPR Minta DMO Batubara Tak Bebani Konsumen Listrik

72
batubara - foto sewatongkangdicirebon

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Penetapan harga batubara domestik market obligation (DMO) untuk PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak memberatkan konsumen.

‘Hindari biaya pokok penjualan (bpp) berpotensi membebani konsumen akhir’, tegas Anggota DPR RI Komisi VII FPKS Rofi Munawar tertulis, Rabu (7/2/2018) di Jakarta.

Rofi meminta konflik harga antara PLN, pemerintah dan industri terhadap harga terbentuk melalui mekanisme pasar segera diselesaikan cermat dan jangan sampai mengganggu pasokan listrik nasional.

‘Kami ingatkan Pemerintah untuk konsisten menjaga tarif listrik tidak naik agar daya beli masyarakat tidak menurun dan industri dalam negeri bisa berjalan dengan baik. Apalagi Pemerintah telah berkomitmen tarif listrik tidak naik hingga Maret 2018′,  tegasnya.

Dia mendorong Pemerintah menentukan formula penerapan tarif listrik yang menunjang stabilitas harga listrik.

Memasukkan harga komoditas berdasarkan harga internasional beresiko karena volatilitasnya yang cukup tinggi dan tidak bisa diintervensi oleh pemerintah.

‘Di sisi lain, keberlanjutan industri terkait (dalam hal ini batu bara) juga harus diperhatikan. Penetapan harga nasional di bawah harga internasional dirasa masih jadi opsi terbaik mengingat industri batu bara sudah mengalami untung besar akibat kenaikan HBA, dan pos pemanfaatan dalam negeri yang hanya 25%’, ulasnya.

Terakhir dirinya mendorong pemerintah untuk terus melakukan diversifikasi energi ke arah energi baru terbarukan.

Sebagaimana diketahui, meski belum mencapai targert kontribusi, EBT terutama air, panas bumi, dan bioenergi pada pembangkit listrik mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Namun per 2017 penggunaan energi baru terbarukan baru menyumbang 11 % dari total konsumsi energi primer nasional.

‘Harga komoditas batubara yang volatile, percepatan pertumbuhan EBT mutlak diperlukan’ pungkasnya.

Sebagai informasi, Kebutuhan Batubara PT. PLN untuk pembangkit listrik terus meningkat dari setiap tahun.

Pada tahun 2016 sebesar 84,8 juta MT. 2017 sebesar 85 juta MT. 2018 sebesar 89 juta MT.

Diproyeksikan tahun 2026 mencapai 153 juta MT. Konsumen Utama dari Batu Bara adalah PLN, digunakan sebagai bahan pembangkit listrik. (friz)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar