Home Breaking News Dit Metrologi Pastikan Tindak Tegas SPBU Curang

Dit Metrologi Pastikan Tindak Tegas SPBU Curang

750
Petugas SPBU sedang melayani konsumen (Foto: Badia Andrew/citraindonesia.com)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Pengusaha SPBU atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum, jangan Anda coba- coba curang mengurangi takaran BBM subsidi dan non subsidi kepada konsumen. Anda pasti ditindak tegas Direktorat Metrologi atau Dit Metrologi Kemendag RI.

“Dari bejana ukur sebanyak 20 liter, misal terjadi pelanggaran toleransi paling tinggi 100 ml karena ada penyusutan. Lebih dari itu kami segel,” tegas Direktorat Metrologi Ake Erwan dalam konferensi pers di Kantor BPH Migas Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Kenapa ada toleransi? Ake Erwan mengatakan itu adalah aturan. Tapi tolerani itu hanya +/- 0,5 persen atau 100 mililiter (ml) dari bejana ukur sebanyak 20 liter. Jadi bila melebihi angka itu, Ake pastikan BBM dari SPBU ke konsumen itu sudah melanggar maka ditindak tegas.

Pada kesempatan itu Anggota Komite BPH Migas, Muhammad Ibnu Fajar bilang, tindakan tegas diberikan kepada pemilik SPBU yang melanggar distribusi BBM subsidi dan non subsidi denda sebesar Rp60 miliar dan 6 tahun kurungan. Sangat berat tentunya.

“Undang-Undang Migas Nomor 22 Tahun 2001 pasal 55, tentang SPBU melakukan penyalahgunaan distribusi BBM didenda Rp60 miliar dan ancaman kurungan 6 tahun penjara. Pada Pasal 53, hukumannya 4 tahun kurungan, denda Rp40 miliar,” kata Ibnu Fajar.

Ditambahkan Fajar, untuk menertibkan penyaluran BBM subsidi dan non subsidi pihaknya akan operasi patuh penyalur (OPP) di 7.680 SPBU di seluruh Indonesia. (friz)

 

Komentar

Komentar