Home Breaking News Dirjen PSP : Terberat Sadarkan Pemilik Lahan Pertanian

Dirjen PSP : Terberat Sadarkan Pemilik Lahan Pertanian

704
Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana. (Foto: Siwa Ningsing/citraindonesia.com)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- “Petani malas. Produktifitas rendah. Padahal subur”. Kondisi itu pernah ditemukan di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan. 47 ribu hektar sawah berstatus sub optimal, hanya bisa 1x panen setahun. Tetapi lewat tangan dingin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tahun 2014 lalu, status malas itu dirubah secara gradual. Kini  hasilnya sudah di depan mata. Hasil panen OK, meningkatkan kesejahteraan petani setempat.

“Yang terberat adalah menyadarkan para pemilik lahan. Tak mudah mengubah kebiasaan mereka hanya panen sekali setahun. Berkat kerja ekstra, mereka bisa menerima teknologi ini,” kata Dirjen Prasarana dan Sarana Pangan (PSP) Kementerian Pertanian, Pending Dadih Permana,  mengungkap kisah di balik keberhasilan itu di OI, Kamis (12/10/2017).

Ternyata lanjut Pending, biaya dibutuhkan untuk penggunaan teknologi ini juga tergolong ringan. “Dalam 1 hektar membutuhkan Rp12 juta. Produksi petani bisa untung berlipat- lipat,” tambahnya meyakinkan.

“Setelah terbukti berhasil di Sumatera Selatan, teknologi ini selanjutnya akan kita kembangkan di tujuh provinsi lain. Harapannya semua lahan bisa dioptimalkan. Hasil panen melimpah, petanipun sejahtera,” papar Pending.

Menyusul peningkatan hasil panen itu, kemudian Pending, meminta kepada para petani di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan produktivitasnya ke depan demi memperkuat ketahanan pangan nasional serta menjadi lumbung pangan dunia sebagaimana diamanatkan Presiden Joko Widodo. (olo)

 

Komentar

Komentar