Home Breaking News Di KTT APEC, RI Ajak Vietnam Sesuaikan Upah Buruh

Di KTT APEC, RI Ajak Vietnam Sesuaikan Upah Buruh

178
Pertemuan bilateral Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Presiden Vietnam Tran Dai Quang pada KTT APEC 2016 di Lima, Peru.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Pemerintah Republik Indonesia (RI) mengajak Vietnam untuk kerja sama menerapkan kesetaraan upah minimum buruh industri. Persaingan upah rendah ditawarkan kedua negara dapat dimanfaatkan para investor asing.

“Bapak Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengusulkan kerja sama dengan Pemerintah Vietnam tentang adanya platform bersama untuk penetapan upah sektoral industri sehingga Indonesia dan Vietnam tidak diadu oleh investor,” kata Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto di Lima, seperti dikutif dari siaran pers Kemenperin di Jakarta, Minggu (20/11/2016).

Menurut Airlangga, dari bilateral tersebut, JK mengharapkan kedua negara berbagi pengalaman dengan negara-negara lain seperti di kawasan ASEAN untuk membuat sistem dalam menentukan standar upah minimum regional.

Apalagi, menurutnya, saat ini Indonesia dan Vietnam menjadi incaran para investor untuk membangun industri.

Airlangga menambahkan, selama ini banyak investor kerap membandingkan tingkat upah buruh di Indonesia dan Vietnam.

“Minimum salary di Indonesia dan Vietnam selalu diadu mana yang lebih rendah. Dengan adanya kesamaan upah minimum sektoral, maka tentunya akan menciptakan pengembangan sumber daya manusia yang lebih baik sesuai dengan salah satu tema APEC saat ini, yaitu terkait dengan human development,” paparnya.

Airlangga juga mengungkapkan, industri tertentu seperti sektor padat karya selalu membedakan selisih upah pekerja tanpa memperhitungkan harga barang pada konsumen akhir terutama di pasar global.

“Sehingga di tengah itu ada yang memanfaatkan, Nah, itu yang ingin dicegah,” ujarnya. (olo)

Komentar

Komentar