Home Breaking News Cadangan Devisa Perusahaan Swasta Jepang Tembus 400 Triliun Yen

Cadangan Devisa Perusahaan Swasta Jepang Tembus 400 Triliun Yen

202
Yen Jepang. foto ilustrasi

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Sebuah survei pemerintah menemukan bahwa cadangan devisa perusahaan Jepang sangat besar, dan tembus 400 triliun yen.

“Angkanya mencapai 400 triliun yen atau sekitar 3,6 triliun dolar, untuk pertama kalinya pada tahun fiskal yang berakhir pada bulan Maret 2018,” ujar nhk, Minggu (3/9/2017).

Sekedar tahu, hampir dipastikan angka tersebut tidak dimiliki perusahaan- perusahaan lokal Indonesia, yang meski katanya sudah do internasional.

Mashih menurut nhk, Survei Kementerian Keuangan Jepang itu meliputi sekitar 30.000 perusahaan di seluruh negeri Sakura itu.

Hasilnya menunjukkan bahwa perusahaan mempertahankan lebih dari 406,2 triliun yen atau sekitar 3,68 triliun dolar, dari pendapatan mereka, daripada membelanjakannya untuk investasi modal atau dividen.

“Angka tersebut naik 7,5 persen dari tahun sebelumnya dan terbesar yang pernah ada,” jelasnya.

Hasilnya menunjukkan bahwa bisnis Jepang mengumpulkan sejumlah besar uang pendapatannya sebagai cadangan internal, sementara keuntungan biasa mereka untuk fiskal 2016 mencapai rekor 75 triliun yen atau 680 miliar dolar.

Survei tersebut juga menemukan bahwa perusahaan Jepang menghabiskan 67,5 persen dari pendapatan mereka atas gaji dan biaya tenaga kerja lainnya pada tahun fiskal yang lalu.

“Rasio itu turun dari 72,6 persen di tahun 2011. Sementara jumlah investasi untuk modal naik 0,7 persen dari tahun sebelumnya,” paparnya.

Pemerintah Jepang telah mendesak perusahaan untuk membelanjakan lebih banyak pada upah dan investasi modal untuk mendorong belanja konsumen dan memperbaiki siklus ekonomi.

Namun survei terakhir menunjukkan bahwa perusahaan Jepang memilih untuk menghemat uang sebanyak mungkin menyusul kian labilnya suasana politik intennasional. (oca)

Komentar

Komentar