Home Breaking News BPPI Maunya Banyak Tapi Anggaran Cekak!

BPPI Maunya Banyak Tapi Anggaran Cekak!

162
Menko PMK Puan Maharani, Mendagri, Menkes dan Kepala Balitbang Kemenperin Ngakan.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Kementerian Perindustrian RI, maunya banyak tapi anggaran cekak. Bagai film Warkop Dono, Indro dan kasino “Napsu kuat tenaga kurang”. Lalu bagaimana meningkatkan daya saing seperti pada Nawa Cita?

“Salah satu langkah strategis dapat dilaksanakan adalah melalui kerja sama dengan swasta mengalokasikan dana Corporate Social Responsibility atau CSR-keperluan riset di dalam negeri,” kata Kepala Badan Penelitian Pengembangan Industri (BPPI) Ngakan Timur Antara di Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Tingkatkan daya sektor industri dan daya saing produknya di pasar butuh sentuhan apik atau inovasi. Tink tank-nya ada yakni para periset, pemikir dan para ahli teknologi di balai-balai industri itu sendiri.

Tapi anggaran masalahnya. Soal sarana banyak. Unit litbang Kemenperin kini mencapai 11 Balai Besar dan 11 Balai Riset Standardisasi (Baristand) Industri.

Parahnya kata Ngakan “ngemis” bermitra dengan swasta menjadi solusi. Alokasi APBN untuk Balitbang hanya 0,08 persen dari total APBN setiap tahun. Nah, Malaysia mengalokasikan 1,26 persen dan Singapura 2,20 persen dari PDB.Miris memang negeri yang banyak maunya ini.

“Minimnya anggaran litbang ternyata berpengaruh kepada menurun daya saing inovasi Indonesia secara umum,” tegasnya seraya mengatakan “BPPI menghasilkan 93 paten yang terdiiri dari 82 paten dan 11 paten sederhana,”. (dewi)

Komentar

Komentar