Home Breaking News BPK Laporkan Temuan Potensi Kerugian Negara Rp19 Triliun ke Presiden

BPK Laporkan Temuan Potensi Kerugian Negara Rp19 Triliun ke Presiden

2817
Ketua BPK dan jajaran bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/4/2017). (Foto: Rahmat).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Presiden Jokowi akan menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), disampaikan Ketua BPK, Harry Azhar Aziz, saat bertemu Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/4/2017).

“Beliau menginginkan pemerintahan ini transparan, credible. Kalau ada permasalahan segera selesaikan,” ujar Seskab Pramono Anung kepada wartawan, usai mendampingi Presiden Jokowi menerima para pimpinan BPK.

Ada sejumlah temuan BPK di kementerian/ lembaga (K/L). Presiden langsung memerintahkan menteri terkait, Menko segera diselesaikan.

“Harapannya WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) pada pemerintahan daerah. Tahun lalu 46 atau 47 persen, sekarang naik menjadi 58 persen. Tetapi itupun Presiden tetap mengharapkan ditingkatkan, termasuk K/L,” papar Pramono.

Sebelumnya Ketua BPK Harry Azhar Aziz, melaporkan kepada Kepala Negara sebanyak 810 temuan yang memuat 1.393 kelemahan Sistem Pengendalian Intern (SPI), dan 6.201 permasalahan ketidakpatuhan senilai Rp19,48 triliun.

Selain itu, ada tiga permasalahan yang diungkap dalam laporan diserahkan kepada Presiden Jokowi tersebut.

  • Pertama, soal jaminan kesehatan nasional untuk mendukung pelayanan kesehatan yang belum memadai, di mana pelayanan kesehatan Puskesmas dan RSUD belum didukung jumlah dan fasilitas SDM memadai.
  • Kedua, soal pembagian tugas dan tanggung jawab penyediaan sarana dan prasarana jenjang SD, SMP, SMA/SMK pusat- daerah, dan masyarakat yang hingga kini belum diatur.
  • Ketiga, wajib pajak yang wajib memungut pajak PPN pada empat KPP (Kantor Pelayanan Pajak), Wajib Pajak besar terindikasi belum setorkan PPN yang dipungut sebesar Rp910,06 miliar, dengan potensi sanksi administrasi bunga minimal Rp538,13 miliar. (friz)

Komentar

Komentar