Home Breaking News Bawang Merah Produksi Petani NTT Diekspor ke Timor Leste

Bawang Merah Produksi Petani NTT Diekspor ke Timor Leste

195
Bawang Merah produksi para petani Cirebon. (Photo isk/citraindonesia.com)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- “Bawang Merah organik hasil pertanian para petani NTT akan diekspor ke Timor Leste,” kata Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur, Ani Andayani, dalam siaran pers Humas Kementn, Jumat (8/9/2017).

Ani menyebutkan ada sekitar 200 ton bawang merah hasil panen raya para petani di Kabupaten Malaka, sejak pekan pertama Agustus. Namun Ani tak secara detil menyebutkan  berapa ton bawang merah akan diekspor itu.

Petani Bawang NTT.

Rencananya sebagian komoditas itu bakal diekspor ke Timor Leste. Hal ini sekaligus menegaskan, bahwa NTT yang selama ini dikenali identik dengan kering dan hanya ada  jagung, sekarang ini dengan terobosan program UPSUS Kementan, kemudian bisa ditanami komoditas lain secara baik termasuk bawang merah dan bahkan bunga krisan.

“Sudah mulai banyak sawah beririgasi terhampar dalam kawasan. Bahkan, ada yang satu kawasan bertaut sampai 4.000 hektare yaitu di Lembor, Kabupaten Manggarai Barat,” sebut dia.

NTT yang menjadi lokasi penanaman bawang merah, yakni Kabupaten Malaka dan Belu. Di Malaka, telah dilakukan panen raya tepatnya di desa Fafoe.

Kemudian, bawang merah jenis tuk tuk di Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Kamis kemarin (7/9/2017) dilakukan panen perdana.

“Hasil panen tersebut atas pendampingan teknologi dan inovasi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTT dengan rerata produksi hasil ubinan mencapai 13.28 ton/ha,” jelasnya. (linda)

Komentar

Komentar