Citra Indonesia

Bappebti Bekukan 2 Izin Usaha Perdagangan

Bappebti Bekukan 2 Izin Usaha Perdagangan

February 06
13:56 2011

Jakarta (Citra Indonesia): Sepanjang Januari 2011, Bappebti (Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi), Kementerian Perdagangan membekukan dua izin usaha perusahaan perdagangan berjangka komoditi.

Kedua izin perusahaan yang dibekukan Bappebti yakni PT Danareksa Futures (PT DF) dan PT Buana Investment Global Futures (PT BIGF).

PT DF, dibekukan sesuai Surat Keputusan Kepala Bappebti Nomor 1206/BAPPEBTI/SA/01/2011, 14 Januari 2011. Dan PT BIGF, dibekukan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Bappebti Nomor 1204/BAPPEBTI/SA/01/2011, 7 Januari 2011.

Menanggapi pembekuan kedua izin usaha tersebut, Kepala Bappebti, Syahrul R Sampurnajaya, kepada Citra Indonesia.com, Minggu (6/2/2011) siang menegaskan Bappebti tetap menindak perusahaan- perusahaan maupun pialang- pialang yang melanggar ketentuan sebagaimana ditetapkan dalam UU dan Peraturan  Kepala Bappebti sebagai pelaksana UU.

“Bappebti sebagai pelaksana Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi harus menjalankan tugasnya serta tetap konsekuen untuk hal- hal tersebut,” tegasnya.

Seperti diketahui, pembekuan kegiatan usaha tersebut dilakukan Bappebti karena PT Danareksa Futures melakukan pembekuan seluruh kegiatan operasional perusahaan yang menyebabkan integritas keuangan dan reputasi bisnis yang dipersyaratkan tidak dapat dipertahankan oleh PT Danareksa Futures.

Disamping itu, PT Danareksa Futures tidak aktif melakukan kegiatan sesuai dengan fungsinya sebagai Pialang Berjangka. Pembekuan kegiatan usaha dimaksud tidak menghilangkan atau menghapus tanggung jawab Pialang Berjangka terhadap tuntutan nasabah atau pelanggaran yang menimbulkan kerugian bagi Nasabah.

Dengan dibekukannya kegiatan usahanya tersebut, maka Bappebti juga membekukan semua izin Wakil Pialang pada PT Danareksa Futures.

Sementara itu pembekukan kegiatan usaha PT BIGF karena terdapat penyalahgunaan dana nasabah pada rekening terpisah milik PT BIGF. Menyebabkan integritas keuangan dan reputasi bisnis yang dipersyaratkan tidak dapat dipertahankan oleh PT BIGF.

Disamping itu, PT BIGF juga tidak lagi memenuhi persyaratan perizinan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di bidang Perdagangan berjangka Komoditi.

Namun pembekuan kegiatan usaha dimaksud tidak menghilangkan atau menghapus tanggung jawab Pialang Berjangka terhadap tuntutan nasabah atas segala tindakan atau pelanggaran yang menimbulkan kerugian bagi Nasabah.

Dengan dibekukannya kegiatan usahanya tersebut, maka Bappebti juga membekukan semua izin Wakil Pialang pada PT BIGF. (oloan siregar)

Share

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Your email address will not be published.
Required fields are marked *