Home Breaking News ‘Bapak Polisi Kita Makin Humanis’ Bantu Nenek Renta Ini

‘Bapak Polisi Kita Makin Humanis’ Bantu Nenek Renta Ini

78
Polisi Peduli dari Polres Bone dan pengusaha setempat akan membangun rumah nenek Indo Tuo binti Mannu di Dusun Pationgi, Desa Abbumpungeng, Kecamatan Cina, Bone, Sulsel, foto ntmc polri

BONE, CITRAINDONESIA.COM- ‘Bapak Polisi Kita Semakin Humanis. Beri perhatian khusus bagi rakyat lemah seperti Nenek Tuna Daksa ini’, puji Leman seorang warga Desa Abbumpungeng, Kecamatan Cina, Bone, Sulsel, Rabu (10/1/2018) yang mendengar bahwa Polisi setempat membantu Nenek tua renta dan miskin mengurusi anaknya tang mental permanen.

Adalah nenek Indo Tuo binti Mannu yang sudah sepuh berusia 65 tahun, apalah yang bisa bilakukannya dengan usia setua itu. Harusnya beliau tinggal menikmati masa tuanya. Tetapi nenek serba kekurangan ekonomi ini, justru masih harus memikul beban berat mengurusi anaknya anak bernama Tang (30) yang menderita cacat mental. Bayangkan! ‘Tapi itulah kehebatan seorang ibu, mendingan dia hancur demi anaknya, semakin membuat kita bersimpati pada dia, tapi saya juga miskin. Cuma sesekali bisa kasih sayuran kalau pulang dari ladang’, imbuhnya.

‘Kasihan mereka berdua. Coba pikir bagaimana si nenek usus anak seperti itusementara usiannya juga sudah tua, dan rumahnya seperti kandang ayam ini, dan rentan rubuh’, beber perempuan yang juga mengaku sudah ditinggal orangtuanya sejak kecil hingga kini menikah dikarunia 4 anak.

‘Untunglah. Tuhan ini selalu ada di sisi kita dan adil. Tuhan menggerakkan hati dan nakar bapak – bapak polisi kita ini, untuk memberikan bantuan kepada si nenek dan anaknya. Sebagai warga saya juga ikut berterima kasih semoga bapak- bapak polisi yang baik hati ini, semoga diberikan ganjaran setimpal dari Tuhan dan mereka pada naik pangkat’, harapnya.

Seperti diketahui, pada Senin (8/1/2018) lalu, rombongan Kapolres Bone, AKBP Kadarislam, datang ke rumah sang nenek Indo Tuo binti Mannu tersebut. Kapolres langsung melaksanakan Program Polisi Peduli, sebagai rasa empati seraya memberikan bantuan dana kemanusiaan serta Sembako.

‘Perasaan sedih dan terharu ketika mengunjungi Nenek Tuo. Kondisi yang sangat memprihatinkan. Kaki cacat hanya ditemani seorang anak yang juga cacat mental. Ini patut ditolong’, ujar Kadarislam bersimpati.

Bahkan Kadarislam bilang ada perusahaan besar akan survei rumah Indo Tuo. Dan perusahaan itu siap membangun tempat yang lebih layak untuk kedua hamba Allah yang lemah itu.

Menurut warga setempat, kondisi gubuk reyot dengan dinding berlubang ini telah berdiri di lahan keluarga yang telah ditinggalinya selama 10 tahun lebih.

Setelah belasan tahun dalam kondisi seperti itu, kata ntmc, hal ini pun dianggap sangat miris, ketika pihak pemerintah setempat seolah tutup mata dan tidak mampu berbuat apa-apa. ‘Allohu Akbar’. (ali)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar