Home Breaking News Banjir TKA Asal China Diduga Bawa Agenda Tertentu

Banjir TKA Asal China Diduga Bawa Agenda Tertentu

228
Pekerja asing ilegal asal China yang tertangkap dan tengah didata petugas imigrasi. (Foto: Dakwatuna)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat menilai, masuknya ribuan tenaga kerja asing (TKA) dari China membawa agenda tertentu, bukan sekedar business mission.

“Ini ada state mission, untuk melakukan invasi terhadap Indonesia,” katanya dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2016).

Ia meyakini hal itu karena menurutnya, mungkin ada alasan lain dari para pengusaha di Tanah Air untuk mendatangkan tenaga kerja asing ke Indonesia, meski biayanya tidak kecil dan secara logika ekonomi tidak sesuai.

Sebab, umumnya pengusaha ingin mendapatkan untuk sebesar-besarnya dan mengecilkan cost hingga seefisien mungkin. Kalau cost malah menggelembung, itu perlu dipertanyakan.

“Mungkin ada misi lain yang tengah dilakukan para pengusaha dengan mendatangkan tenaga kerja asing ke Indonesia,” imbuhnya.

Jumhur bahkan menilai, masuknya tenaga kerja China ke Indonesia di luar kebiasaan internasional, karena biasanya satu negara yang membutuhkan tenaga kerja asing akan meminta langsung kepada negara penyuplai untuk mengirimkan warganya.

“Tapi yang terjadi saat ini di Indonesia justru sebaliknya,” pungkas dia.

Seperti diketahui, saat ini Indonesia tengah kebanjiran TKA asal China yang tak hanya bekerja diproyek-proyek yang didanai Negeri Bambu itu, tapi juga telah merambah ke sektor pertanian.

Yang aneh, meski para TKA itu hanya berbekal visa wisata, pemerintah diam saja. Bahkan TKA yang tak dapat berbahasa Indonesia itu dapat memiliki KTP.

Ada kecurigaan di tengah publik kalau pemerintah memiliki hiden agenda dengan pemerintah RRC, dan kecurigaan ini telah mulai memicu keresahan di masyarakat. (man)

Komentar

Komentar