Home Breaking News Bangun Energi Baru Terbarukan, Kadin Minta Intensif dari Pemerintah

Bangun Energi Baru Terbarukan, Kadin Minta Intensif dari Pemerintah

191
Energi ramah lingkungan. Foto ilustrasi

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Roesan Roeslani mengungkapkan, inti pembangunan EBT adalah mahalnya biaya investasi. Oleh karena itu dibutuhkan suatu insentif supaya pembangunan Kontribusi Energi Baru Terbarukan (EBT) menarik.

Roesan menegaskan, jangan malah mempersulit dengan hadirnya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 12, di mana ada pembatasan tarif yang diberlakukan.

“Menurut saya harusnya ada insentif dari pemerintah. Bisa dalam bentuk insentif perpajakan dan lainnya. Bukan keluarkan Permen yang mana investasi EBT itu kurang menarik,” ujarnya di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Menurutnya, hal ini harus dicarikan solusi oleh pemerintah. Misalnya, ada insentif yang ditentukan, contoh perpajakan bagaimana. Di negara lain jika ingin investasi EBT itu insentifnya banyak sekali.

“Nah itu mungkin harus dicari jalan tengahnya. Kita bukan minta pembebasan pajak, tapi tambahan insentif. Terutama perpajakan atau misalnya kalau masuk EBT itu lebih rendah, kalau 11-12%, jadi 5% sisanya disubsidi pemerintah. Kan bisa dicari insentifnya,” pungkasnya. (pemi)

Komentar

Komentar