Home Breaking News Bandung Panen Serentak 2017, Mentan Berikan Alsintan dan Bibit Unggul Kepada Petani

Bandung Panen Serentak 2017, Mentan Berikan Alsintan dan Bibit Unggul Kepada Petani

160
Tampak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (baju putih) saat memberikan bantuan Alsintan dan Bibit Padi Unggulan kepada para Petani Desa Soreang, Bandung, Sabtu (21/1/2017). Photo Ningsih/citraindonesia.com)

BANDUNG, CITRAINDONESIA.COM- Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaimen, memberikan bantuan Alsintan dan bibit unggul kepada para petani pada program Percepatan Tanam dan Panen Serentak perdana Tahun 2017 di Desa Soreang Kabupaten Bandung (Jawa Barat).

“Kami usahakan akan terus memberikan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh petani, bukan apa yang tidak dibutuhkan,” ungkap Mentan Amran Sulaiman, saat kunjungan kerja di desa itu, Sabtu (21/1/2017).

Selain alsintan, Mentan juga akan terus memberikan benih- benih ungggul kepada para petani di seluruh Indonesia agar mereka lebih makmur.

Sekedar tahu, kemarin di kantornya Jakarta, Amran Sulaiman memberikan bibit Cabai dan Sayur-mayur secara gratis kepada ibu- ibu PKK dan akan dikembangkan di seluruh Indonesia.

Karenanya dia mengingatkan agar bantuan- bantuan pemerintah itu benar-benar sangat dibutuhkan petani.

Namun dia juga tegas supaya spec bantuan tersebut harus yang sesuai dengan yang diharapkan petani. Sebab jika tak sesuai dengan apa yang dibutuhkan para petani, maka bantuan itu akan bubazir alias terbuang sayang.

“Pengalaman saya pernah menemukan adanya bantuan yang tidak digunakan, hanya tersimpan di gudang dan sia-sia. Karena barang tersebut tidak digunakan oleh mereka,” jelasnya mencontohkan.

Adapula bantuan yang sudah diberikan kepada Kabupaten Bandung tahun 2016 meliputi Traktor Roda Dua 337 unit, Traktor Roda Empat 13 unit, Pompa Air 294 unit, Rice Tranplanter 10 unit dan Handspayer 622 unit.

“Kita kurangi seminar, diskusi, gunting pita agar dananya lebih diutamakan kepada para petani supaya dana itu lebih bisa bermanfaat untuk tercapainya swasembada pangan,” tutup Amran. (ning)

Komentar

Komentar