Home EKUIN Pertanian Balitbangtan dan PT PPI Teken MoU Inovasi Hasil Pertanian

Balitbangtan dan PT PPI Teken MoU Inovasi Hasil Pertanian

139
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbang), M. Syakir (kiri ) dan Dirut PT PPI Agus Andiyani (kanan) usai teken MoU Inovasi dan Lisensi hasil Balitbangtan, Senin 6 November 2017 di Jakarta. Foto Ningsih.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian menandatangani Nota Kesepahaman (Mou) dengan PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) untuk Pengembangan Inovasi Balitbangtan melalui lisensi.

“Ini merupakan salah satu langkah percepatan penyerapan inovasi teknologi yang telah dihasilkan oleh Balitbang Pertanian. Kerjasama ini terjalin karena Badan Litbang Pertanian sebagai penghasil inovasi teknologi dan PPI merupakan BUMN yang bergerak di bidang perdagangan” ungkap Kepala Balitbangtan, Kementerian Pertanian,  M. Syakir di Kantornya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (6/11/2017).

Syakir berharap dengan MoU tersebut ke depannya dapat menghasilkan inovasi teknologi Balitbangtan yang lebih berkembang di kalangan masyarakat.

Selain inovasi, MoU Balitbangtan – PT PPI meliputi pemanfaatan sumber daya yang ada pada Balitbangtan didasarkan atas asas saling mendukung pengembangan teknologi bagi Petani serta masyarakat.

“PPI sebagai BUMN yang bergerak di bidang perdagangan memang menjadikan produk pertanian menjadi ranah yang sangat tepat agar dapat dikembangkan. Terutama di daerah timur Indonesia yang masalah dari hulu ke hilirnya sampai saat ini belum dapat berjalan dengan maksimal,” papar Syakir.

Agus Andiyani, Direktur Utama PT. PPI mengatakan bahwa pihaknya akan mengembangkan dan menjual benih hasil riset Balitbangtan yang membuat petani lebih mudah untuk mendapatkannya.

“Selama ini benih asal Balitbangtan sudah terbukti berkualitas, namun sayangnya masih belum banyak perusahaan yang dapat mengkomersilkan yang membuat teknologi masih terbatas, dengan kerjasama ini diharapkan masyarakat luas dapat lebih menikmati teknologi tersebut,” terang Agus.

Sampai saat ini sudah ada 118 inovasi teknologi Balitbangtan yang sudah dilisensi oleh 88 mitra usaha. Dari jumlah tersebut, 33 di antaranya sudah aktif hingga dipasarkan secara luas.

Bukan hanya BUMN yang dapat mengembangkan dan mendiseminasikan teknologi pertanian hasil Balitbangtan, tapi swasta juga dapat ikut serta dalam pengembangan teknologi tersebut. (Ning)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar