Home Breaking News Bakamla Siap Halau Selundupan Narkoba Melalui Laut

Bakamla Siap Halau Selundupan Narkoba Melalui Laut

175
Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla RI Marsma TNI Demitrius Widiantoro, M.BA. dalam kesempatan wawancara live di program "Apa Kabar Indonesia Pagi", TV One. Wawancara dilakukan di studio TV One Epicentrum Walk, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/8/2017). (Foto : Humas Bakamla RI)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Dalam menjalankan tugasnya, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI siap menghalau selundupan narkoba melalui jalur laut.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla RI Marsma TNI Demitrius Widiantoro, M.BA. dalam kesempatan wawancara live di program “Apa Kabar Indonesia Pagi”, TV One. Wawancara dilakukan di studio TV One Epicentrum Walk, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/8/2017).

Saat ditanya mengenai sikap Bakamla RI tentang maraknya penyelundupan narkoba melalui jalur laut, Marsma TNI Widiantoro menyatakan kesiapan Bakamla RI dalam menghalau aksi distribusi obat-obatan terlarang melalui laut.

“Bakamla RI beserta mitra maritim siap mengamankan perairan Indonesia dari distribusi narkoba melalui laut. Khususnya dalam hal operasi udara yang dilakukan Bakamla RI, hal tersebut tidak lepas dari pemantauan kami,” jelas pejabat tinggi dari TNI Angkatan Udara ini.

Tanya jawab yang dipandu oleh Indy Rahmawati dan Arif Fadil berlangsung hangat, terlebih lagi saat menginjak topik jalur distribusi narkoba yang dipilih.

Jalur distribusi narkoba melalui laut kerap kali menjadi pilihan, karena dirasa cukup aman untuk menyelundupkan barang haram tersebut. “Jika melalui udara, titik masuknya melalui bandara yang notabene pemeriksaannya cukup ketat. Jika melalui laut, perairan Indonesia ini cukup luas dan ada kemungkinan untuk luput dari pengawasan,” imbuh Marsma TNI Widiantoro.

“Selain itu, sepanjang pantai yang ada di Indonesia dapat dijadikan tempat bongkar muat atau transaksi narkoba. Belum lagi jika tertangkap aparat, mereka dapat dengan mudahnya menghilangkan barang bukti dengan membuangnya ke laut,” lanjutnya.

Bakamla RI menyadari tidak akan dapat bekerja tanpa dukungan dari mitra maritim dan masyarakat sekitar. “Peran masyarakat, khususnya yang berada di pesisir, sangat penting. Mereka itu adalah agen informan terdepan bagi instansi yang berkepentingan di laut,” imbuhnya saat menutup perbincangan. (*)

Komentar

Komentar