Home Breaking News Ayatollah Ali Khamenei Klaim Demo di Iran Dipropokasi Musuh Negara

Ayatollah Ali Khamenei Klaim Demo di Iran Dipropokasi Musuh Negara

60
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei.

IRAN, CITRAINDONESIA.COM- Iran berdarah, korban berjatuhan dan api membara. Pemimpin tertinggi Iran,  Ayatollah Ali Khamenei, menuduh musuh negara tersebut memprovonasi para pelaku aksi demo yang menewaskan 22 orang.

‘Dalam beberapa hari ini, musuh Iran menggunakan alat yang berbeda termasuk uang tunai, senjata, politik dan dinas intelijen menciptakan masalah bagi Republik Islam’, kecamnya seperti dilansir dari bbc, Rabu (3/1/2018).

Pidato Ayatollah pertama kalinya sejak rakyat demo bernada anti pemerintahan.  Awalnya rakyat memprotes masalah masalah ekonomi Iran hingga menjadi anti pemerintahan yang kemudian bentrok dengan pasukan keamanan Kamis lalu.

Demo anti pemerintah Iran

‘9 orang, termasuk seorang anak, meninggal korban kekerasan di Iran tengah’, kata media pemerintah.

Protes tersebut merupakan yang terbesar sejak diperdebatkannya pemilihan presiden 2009.

Ayatollah Dia mengatakan akan berbicara kepada negara tentang kejadian ini ‘kapan waktunya tepat’.

Analis mengatakan referensi pemimpin tertinggi untuk ‘musuh’ adalah gesekan di Israel, saingan AS dan regional Arab Saudi.

Berita Tasnim mengutip Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, memperingatkan Arab Saudi, bahwa akan ada tanggapan dari Iran ‘dan mereka tahu seberapa seriusnya hal tersebut’.

Musa Ghazanfarabadi, Kepala Pengadilan Revolusioner Teheran, pada gilirannya memperingatkan para pemimpin demonstrasi akan menghadapi hukuman keras.

Aksi demo di Iran- foto capture

Stetmen Presiden Iran, Hassan Rouhani lebih terukur. Dia menyebut demonstrasi itu sebuah ‘peluang, bukan ancaman’, mengakui ketidakpuasan ekonomi dan mengatakan orang-orang memiliki hak untuk turun ke jalan. Namun, dia juga bersumpah untuk menindak ‘pelanggar hukum’.

Anggota parlemen reformis dan moderat mengeluarkan pernyataan mendesak pihak berwenang terbuka terhadap kritik dan bersikap toleran terhadap hak melakukan demonstrasi yang, kata mereka diabadikan dalam konstitusi.

Namun mereka juga menuduh AS berusaha memanfaatkan situasi tersebut.

Sebelumnya, Dewan Koordinasi Propagasi Islam, menyelenggarakan demonstrasi kenegaraan, meminta semua orang menghadiri aksi pro-pemerintah di provinsi Kermanshah, Alborz, Isfahan dan Hormozgan. (oca)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar