Ayah, Mengapa Aku Berbeda?
16 November 2011 | Jam 11:43 WIB
Citra Indonesia.com : Perbedaan atau kelemahan yang ada pada diri manusia, seringkali menyingkiran manusia itu sendiri dari lingkungannya.
Cerita dan kelemahan yang dituturkan gadis tuna rungu bernama Angel, diangkat Rapi Film ke layar lebar. Judulnya, Ayah, Mengapa Aku Berbeda?
Film ini mengisahkan adaptasi novel dan cerita on line karya Agnes Danovar yang telah dibaca lebih dari 2 juta pembaca online, dari awal hingga akhir. Dihujani air mata.
Sementara benang merah dari film garapan Findo Purwono HW, seperti dikatakan sang produser Gope Samtani, ingin mengajak masyarakat kita tidak lagi memandang sebelah mata orang-orang yang punya kelemahan di sekitarnya.
“Karena di balik kekurangan manusia, pasti ada kelebihan dan sisi positif yang mereka miliki,” tutur Gope.
Maksud Gope seperti sosok Angel (Dinda Haw) di film ini. Meski dia gadis tuna rungu tapi cantik, pintar, dan berbakat.
Dan memang hidupnya ditakdirkan untuk terus melampaui tantangan. Ibunya meninggal saat melahirkannya, lalu ia dibesarkan dengan penuh cinta oleh Ayah (Surya Sahputra) dan neneknya (Rima Melaty).
Yang menarik, Angel lebih cerdas dari anak seusianya. Dan karena dilahirkan oleh pasangan pianis, secara alami ia menguasai bakat yang sama.
Karena kecerdasannya inilah Angel disekolahkan di sekolah umum, di mana ia akhirnya belajar memahami bahwa tak semua orang nyaman dengan perbedaan
Di sekolah, Agnes , gadis cantik yang merasa terancam dengan hadirnya Angel yang cantik, pintar, dan berbakat.
Angel akhirnya tak pernah lepas dari “serangan” Agnes yang bertubi-tubi. Di situ pulalah ada Hendra, cowok baik hati yang kemudian menjadi sahabat Angel, dan Martin cowok incaran Agnes yang diam-diam lebih memperhatikan Angel
Pada saat yang sama, ayah Angel mengalami masalah jantung. Pendapatan tak seberapa dari toko roti keluarga yang ia kelola, menghambat pengobatannya.
Angel berusaha menambah penghasilan keluarga dengan menjadi pianis sebuah cafe. Di cafe inilah, ia merajut cinta dengan Ferly, pegawai cafe tersebut. Cinta mereka tentu saja tak biasa, karena bernuansa perbedaan yang tidak biasa
Tantangan demi tantangan, hambatan demi hambatan harus dihadapi Angel. Sebagai manusia ia hampir menyerah, namun Tuhan selalu punya cara mengembalikan kekuatannya.














