Home Breaking News Awas Bahaya Gangguan Indra Pengecap

Awas Bahaya Gangguan Indra Pengecap

196
Janan anggap remeh Gangguan Indra Pengecap

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Lidah adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelan. Lidah dikenal sebagai indera pengecap yang banyak memiliki struktur tunas pengecap.

Indera pengecap terletak pada bagian permukaan atas terbagi menjadi beberapa daerah yang peka terhadap rasa yang berbeda- beda (manis, pahit, asin dan asam). Jadi, sebagian besar orang memilih makanan berdasarkan rasanya yang enak (sesuai rasa/selera) dibandingkan dengan kandungan zat gizinya dan mungkin Anda salah satunya. Namun penting diperhatikan, jangan sampai infra pengecap anda bermasalah.

“Jika Anda tiba-tiba merasa kemampuan untuk mengecap atau merasakan makanan jadi berkurang atau bahkan tidak dapat merasakan rasa sama sekali, mungkin Anda mengalami taste disorder atau ganguan terhadap indra pengecap,” ungkap Hello Sehat, dalam siaran tertulis ke citraindonesia.com, di Jakarta, Senin (20/2/2017).

Taste disorder adalah gangguan atau masalah yang terjadi pada indra pengecapan sehingga menurunkan kemampuan seseorang dalam merasakan rasa. gangguan indra pengecapan terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu:

  • Hipogeusia, yaitu penurunan kemampuan untuk merasakan berbagai rasa. Seseorang yang mengalami gangguan ini masih bisa merasakan rasa makanan, tapi kepekaannya berkurang.
  • Ageusia, yaitu kondisi di mana seseorang tidak bisa merasakan rasa apapun dari makanan yang dimakannya, tetapi kondisi ini jarang terjadi.
  • Disgeusia, yaitu gangguan indra pengecapan yang menyebabkan seseorang merasakan rasa tengik, logam, atau rasa aneh lainnya.

Pada sebagian kasus, gangguan indra pengecap sudah terjadi sejak ia lahir, tetapi dalam kasus lainnya kondisi ini diakibatkan karena cedera, luka, dan sakit. Berikut, penyebab dari gangguan pengecap:

  • Infeksi pada saluran pernapasan bagian atas dan telinga bagian tengah,
  • Pernah melakukan radioterapi pada bagian leher dan kepala,
  • Terpapar berbagai jenis zat kimia, seperti insektisida yang mungkin ada di dalam makanan yang tidak bersih, beberapa antibiotik, dan obat anti alergi,
  • Cedera kepala,
  • Pernah melakukan operasi pada bagian telinga, hidung, tenggorokan, atau mulut,
  • Kebersihan dan kesehatan mulut tidak terjaga dengan baik,
  • Seseorang yang mengalami AIDS juga dapat mengalami gangguan indra pengecapnya, dan
  • Kekurangan zat gizi seperti zinc, copper, dan nikel

Jika seseorang mengalami gangguan pengecapan, maka sebelum diberikan pengobatan ia harus melakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui apa penyebab dari gangguan tersebut. apabila gangguan itu muncul akibat obat-obatan yang diberikan, maka dokter biasanya akan menghentikan obat-obatan tersebut dan menggantinya dengan jenis lainnya.

Selain itu, ada beberapa hal yang Anda lakukan untuk meningkatkan kemampuan pengecapan Anda yang hilang atau terganggu, yaitu:

  • Menyiapkan makanan dengan warna, rasa, dan tekstur yang bervariasi
  • Menggunakan rempah-rempah serta bumbu yang kuat di dalam masakan Anda untuk meningkatkan cita rasa makanan. Tetapi, hindari penggunaan gula dan garam terlalu banyak.

Mungkin sebagian orang meremehkan gangguan ini saat mereka mengalaminya. Padahal, tanpa mereka sadari gangguan ini dapat memperburuk kondisi kesehatannya. Seseorang yang kehilangan kemampuan mengecap, maka akan mengubah pola makan, pemilihan makan, serta kebiasaan makannya. Misalnya, ia kurang merasakan asin di dalam makanannya dan menambahkan garam agar terasa asin. Kebiasaan seperti ini dapat mengakibatkan ia mengalami penyakit jantung, hipertensi, stroke, gangguan pada otak hingga gagal ginjal. (pemi)

Komentar

Komentar