Home Breaking News AS Desak AT & T Putus Huawei

AS Desak AT & T Putus Huawei

209
Ponsel buatan Hwawei yang katanya murah tapi canggih.

WASHINGTON, CITRAINDONESIA.COM- UU AS mendesak AT & T Inc, perusahaan nirkabel No. 2, memutuskan hubungan komersial dengan vendor ponsel China, Huawei Technologies Co Ltd dan menentang rencana China Telecom Mobile Operator Ltd untuk memasuki A.S.

‘Larangan karena masalah keamanan nasional’, kata dua ajudan kongres seperti dilansir dari reuters, Selasa (16/1/2018).

Peringatan tersebut muncul setelah administrasi A.S. Presiden Donald Trump mengambil garis keras pada kebijakan yang diprakarsai oleh pendahulunya Barack Obama mengenai isu-isu mulai dari peran Beijing dalam menahan Korea Utara hingga upaya China untuk mengakuisisi A.S. industri strategis

‘Awal bulan ini, AT & T menawarkan kepada pelanggannya handset Huawei [HWT.UL] setelah beberapa anggota Kongres melobi terhadap gagasan tersebut dengan regulator federal’, kata sumber kepada Reuters.

A.S. juga telah memblokir serangkaian akuisisi China mengenai masalah keamanan nasional, termasuk pembelian Ant Financial yang diusulkan di A.S. perusahaan transfer uang MoneyGram International Inc.

‘Anggota parlemen juga menasihati Huawei AS atau China Mobile, yang dapat menghambat kemampuan mereka untuk melakukan bisnis dengan Pemerintah setempat’, kata seorang ajudan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang mengatakan, Selasa (16/1/2018), bahwa dia tidak tahu apa-apa tentang kasus kerjasama komersial, dia China berharap negara-negara lain akan menyediakan lingkungan operasi yang adil bagi perusahaan China.

‘Kami berharap China dan Amerika Serikat dapat bekerja sama untuk menjaga perkembangan perdagangan dan bisnis yang sehat dan stabil. Kesepakatan ini dengan kepentingan bersama keduanya’, kata Lu dalam sebuah berita harian di Beijing.

China Mobile, operator telepon seluler terbesar di dunia, tidak menanggapi permintaan komentar. Juga AT & T menolak berkomentar tapi mengatakan bahwa mereka tidak membuat keputusan mengenai pemasok 5G.

Huawei menolak berkomentar, namun awal pekan ini melaporkan menjual peralatannya lebih 45 dari 50 operator terberat di dunia dan menempatkan kerahasiaan dan keamanan pelanggan sebagai prioritas utama. (oca)

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar