Home Breaking News Arief Yahya : Travel Tidak Digital Mati Bagai Wartel

Arief Yahya : Travel Tidak Digital Mati Bagai Wartel

161
Ayana Resort and Spa Bali dinobatkan World Travel Awards 2016 sebagai Resor Villa Pulau terbaik di dunia sejak 2014 hingga 2016.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- “Wah”, nasib bisnis travel sama dengan wartel. Tapi bila menejemen tidak dikelola profesional sesuai perkembagan teknologi informasi. Terlebih konsumennya kebanyakan turis asing yang hidup sehari- hari serba digital, katakanlah ketika transaksi pakai ponsel android.

“Saya meyakinkan semua travel agen kalau tidak berubah, saya jamin Anda pasti mati,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya, sebelum menerima penghargaan dari ITB, Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama di Aula Barat ITB Bandung, Kamis (24/8/2017).

Dia mencotohkan bangkrutnya wartel ketika menjabat Direktur Utama PT Telkom yang masa jayanya bisnis wartel hingga mencapai 124.000 jaringan di tanah air.

“Wartel adalah walk in service. Travel agen masih manual persis wartel. Kalau masih tetap manual, pasti mati,” tegasnya meyakinkan.

Untuk itu kata dia berralihlah ke era digital. Contoh perusahaan digital seperti Apple, Alphabet Inc/ Google) dan Amazon.

Terlebih travel agen itu konsumennya sudah sekitar 70 persen menggunakan digital seperti ponsel adroid, termasuk untuk memperoleh tiketnya.

“Hampir semua transaksi sudah digital,” katanya seraya mencontohkan Traveloka yang memiliki omzet hingga Rp15 triliun dan Panorama bidang pariwisata sekitar Rp1 triliun. (dadang)

Komentar

Komentar