Home Breaking News Arief Yahya: 6 Juta Turis Akan Diangkut AirAsia

Arief Yahya: 6 Juta Turis Akan Diangkut AirAsia

185
Logo baru Indonesia AirAsia X, mendukung pemerintah tingkatkan kinerja industri pariwisata. Foto Dok AirAsia.

JAKARTA,CITRAINDONESIA.COM- Hasil pertemuan Pertemuan Trilateral antar Menteri Pariwisat Arief Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya dan CEO AirAsia Tony Fernandes, terungkap bahwa AirAsia akan membuka 2 rute penerbangan baru yakni ke Wakatobi dan Raja Ampat

“Ya kita sepakat untuk membuka pertama kali ke 6 destinasi salah duanya adalah Raja Ampat dan Wakatobi, jadi kita harus perbaiki bandara Sorong dan bandara Komodo,” ujar Menpar kepada citraindonesia.com saat ditemui di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa (6/9/2016).’

Sekedar tahu, pertemuan trilateral itu dilaksanakan Senin sore kemarin (5/9/2016), sebagai keinginan AirAsia yang ingin mengangkut turis ke Indonesia.

“Pertemuan kemarin commited 6 juta itu bagus 1/3 dari kita. Jadi boleh dikatakan sepertiganya akan dibawa oleh Air Asia, tentu apa yang kita bicarakan adalah kita memberikan kemudahan kepada air asia untuk terbang ke seluruh internasional airport di Indonesia, atau yang akan kita jadikan internasional seperti Silangit,” sambungnya.

Terkait 6 juta wisman (turis) yang akan disasar oleh Air Asia dan Kemenpar adalah India, Taiwan, dan China selatan.
“6juta turis, jadi dia akan menyasar semua China Selatan, India, Taiwan. Ini mengingat kita itu long hallnya lemah jadi kalau short hallnya banyak, seperti di Asean india tidak ada direct flight  1 pun di China Selatan, tapi lebih banyak charter flight padahal china sangat mudah jadi yang medium dan longhall Air Asia,” jelasnya.

Menpar memastikan pertamuan itu memberikan kemudahan kepada AirAsia terbang ke seluruh internasional airport di Indonesia atau yang akan dijadikan internasional airport.

“Ya kita akan bantu permudah mereka untuk terbang ke seluruh Internasional Airport di Indonesia. Jadi kita juga harus mulai perbaiki aksesibilitas di bandara Sorong dan bandara Komodo,” sambungnya.

Perbaikan itu juga ia sampaikan sudah mulai bertahap yang dimulai dari tahun ini agar tidak terlalu lama.

Hal ini juga bertujuan untuk membantu AirAsia mewujudkan misinya membantu meningkatkan wisman menjadi 6 juta ke Indonesia. (Isr)

Komentar

Komentar