Home Breaking News Analis Hukum Apresiasi Kapolda Metro Jaya Minta Pengadilan Tunda Sidang Ahok

Analis Hukum Apresiasi Kapolda Metro Jaya Minta Pengadilan Tunda Sidang Ahok

193
Pasangan Cagub Cawagub Anis Sandi (kiri) Vs Ahok-Djarot (kanan), pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Dengan alasan demi kelangsungan Pilkada DKI Jakarta, 19 April 2019, Polda Metro Jaya minta Pengadilan menunda pembacaan Tuntutan Jaksa hingga selesai pencoblosan Pilkada Serentak 2017 itu.

“Ada baiknya juga. Kan pengadilan itu tempat mencari keadilan. Semua harus selalu adil. Dan soal permintaan itu juga saya rasa bagian dari itu,” ujar Andi Berly, pemerhati sekaligus analisis masalah hukum di DKI Jakarta, Jumat (7/4/2017).

Sekedar tahu, surat permintaan dilayangkan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan kepada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, 4 April 2017.

Surat Jenderal Pol bintang dua itu tak cuma berisi kasus Ahok terdakwa penistaan agama yang menyebut dibohongi Surat Almaidah ayat 51 saat berkunjung di Kepulauan Seribu.

Tetapi juga menyangkut pemeriksaan kasus pasangan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Bagaimana anda mengalisanya? “Begini. Kalau sidang itu ditunda, itu juga proses hukum. Jadi tak berrarti penundaan itu melanggar hukum. Itu sudah diatur dalam KUHAP. Ngga apa- apa. Karena Pilkda ini kan, Pak Presiden Jokowi sudah sering bilang – jangan bikin gaduh. Naih ini juga kalau calonnya masih diadili, sementara rakyat calon pemilih sudah ke TPS- TPS, kan kurang baik juga. Jadi surat Kapolda ini bagus menurut saya untuk amankan ibu kota juga,” tandasnya. (ling)

Komentar

Komentar