Home Breaking News Anak Wartawan Jadi Pengusaha Sukses di Ohio

Anak Wartawan Jadi Pengusaha Sukses di Ohio

99
Charley Shin - foto forbes

Anak Wartawan Pun Bisa Sukses di Amerika Serikat (AS). Sosok ini bernama Charley Shin, dia berdarah Korea Selatan.

Al kisah, Charley Shin, anak ingusan ketika itu berusia 13 tahun, tak pernah mimpi menembus kota sebesar Colombus, Ohis (AS). Namun garus memberinya asa, berkat kakak perempuannya yang membawa merantau kala itu.

Pria kelahiran Seoul yang tidak tahu berbahasa Inggris, adalah anak yang lahir dari rahim seorang perempuan hebat berprofesi wartawan. Diusia muda dia harus mengarungi hidup jauh dari orang tua sehingga dia harus rasakan pahit- getirnya hidup dirantau orang bersama kakak perempuannya itu.

Sebenaynya, memang orangtuanyalah yang mendorongnya supaya anak pintar ini dibawa kakaknya menyeberangi lautan Pasifik untuk mengejar American Dream.

Di Colombus, dia masuk dunia pendidikan hingga tamat – dan kemudian mendirikan sebuah perusahaan kuliner, brand-nya mencatut sebagian aksara namanya dan Amerika, yakni Charleys Philly Steak – hingga mendunia sekarang.

Dengan tekun – membuat menejemen bagus serta ber-motto pelayanan ramah dan bersih serta rasa ‘mak-nyuss’ membuatnya kini sumringah. Usaha berkembang pesat dan terus berkembang hingga ke luar AS.

Kini usahanya terkenal ke mana- mana. Dia dan istrinya Mary kendalikan menejemen restoran paling dikenal di sejumlah negara bagian AS seperti yang terfavorit di Manhattan, AS.

Menurut Shin, kunci keberhasilan adalah reseptif, perencanaan cermat. Restoran Charleys Philly Steaks dari Korea-Amerika, kini sebuah bisnis berantai sandwich yang sekarang beranak- pinak. Totalnya sudag 600 resto lokasi di 45 negara bagian A.S. dan juga di 19 negara di luar AS.

Charley juga memegang secara pribadi sebagian restonya, menyajikan steak keju philly klasik dan yang lainnya seperti teriyaki deluxe dan ayam Italia. Mempertahankan tingkat pertumbuhan rata-rata 7% (penjualan keseluruhan sistem) selama tiga tahun terakhir dan diperkirakan omzet $ 500 juta tiap hari. Duh bahagianya anak perantau itu.

Sebagian besar waralaba, Charleys menikmati ceruk di mal, bandara, dan pangkalan militer regional di A.S., dengan 503 lokasi di sana. Di Uni Emirat Arab berada di urutan kedua dengan 24 lokasi diikuti oleh Arab Saudi dengan 10 lokasi. Di Asia hanya ada di Korea Selatan dan Jepang, di mana masing-masing memiliki 5 lokasi.

Lantas apa katanya setelah bisnis didirikan 30 tahun lalu menjadi hebat zaman now? Pria ini tak membusungkan dada. Dia hanya berkata : “Tujuan saya toko Charleys tambah menjadi 3000,” katanya.

‘Kisah si anak rantau’. (dewi)

 

image_pdfimage_print

Komentar

Komentar