Home Breaking News Aceh Jaya Diguncang Gempabumi Tektonik M=5,1

Aceh Jaya Diguncang Gempabumi Tektonik M=5,1

175
Gempa bumi (Foto: ilustrasi/istimewa).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa terjadi gempabumi tektonik M=5,1 yang mengguncang Aceh Jaya, namun dipestikan tidak berpotensi tsunami.

“Hari Jumat, 21 Juli 2017 pukul 14:24:07 WIB, wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempabumi tektonik,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Moch Riyadi, dalam siaran tertulis, di Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Hasil analisis terkini BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=5,1 (Update) terjadi dengan koordinat episenter pada 4,67 LU dan 94,42 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 111 km arah barat Kota Lho Kruet, Kabupaten Aceh Jaya, Propinsi Nangroe Aceh Darussallam pada kedalaman 33 km.

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan yang dirasakan di Banda Aceh pada skala intensitas II SIG-BMKG (III MMI). Guncangan gempabumi ini meskipun dirasakan oleh orang banyak, tetapi belum berpotensi menimbulkan kerusakan.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust.

Tumbukan lempeng ini membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempabumi yang sangat aktif di wilayah Sumatra. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault).

“Hingga pukul 14:55 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),” ungkap Riyadi.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Aceh Jaya dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. (pemi)

Komentar

Komentar