Home Breaking News Mentan Minta BKP Jaga Pasokan dan Harga Pangan!

Mentan Minta BKP Jaga Pasokan dan Harga Pangan!

184
Kuli angkut beras sedang merapikan barang di dalam gudang di Pasar Induk Beras Cipinang, (Foto:Badia/citraindonesia.com)

BOGOR, CITRAINDONESIA.COM- Menteri Pertanian Amran Sulaiman meminta kepada Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian agar selalu berperan aktif menjaga pasokan dan harga pangan.

“Pengawalan stabilitasi pasokan dan harga pangan dapat dilakukan, baik melalui kebijakan regulasi maupun aksi nyata di lapangan,” kata Menteri Pertanian dalam sambutannya dibacakan Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriardi dalam rapat kerja Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian yang dilaksanakan selama 2 hari 14-15 September 2017 di Bogor, Kamis (14/8/2017).

Sebelumnya dalam rapat kabinet di Istana Negara, Presiden Jokowi meminta semua Menteri dan Lembaga menyiapkan stok makanan di tengah musim kemarau panjang ini. “Saya minta dilihat di lapangan,” tegas Kepala Negara.

Selanjutnya dikatakan bahwa, terkait kebijakan stabilitasi pangan, Kementerian Pertanian mendorong terbitnya pengaturan tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas beras.

“Terbitnya Permendag No. 57/2017 tentang Harga Eceran Tertinggi Beras memberikan jaminan kepastian harga beras dan meningkatkan keterjangkauan harga beras di tingkat konsumen,” jelas Agung Hendriadi.

Melalui HET, menurut Agung, konsumen akan diuntungkan, dengan menghilangkan disparitas harga beras yang tinggi dari produsen hingga konsumen, akan tercipta perdagangan beras yang berkeadilan dan konsumen membayar sesuai dengan mutu beras yang dibeli.

Selain melalui kebijakan regulasi, upaya menjaga stabilitasi harga pangan juga dilakukan dengan mengembangkan kegiatan Toko Tani Indonesia (TTI), yang pada tahun 2016 dikembangkan sebanyak 1.440 TTI di seluruh Indonesia dan tahun 2017 dikembangkan 1000 TTI.

“Hingga tahun 2019 kita akan mengembangkan 5000 TTI diseluruh Indonesia,” katanya.

Rapat Kerja Badan Ketahanan Pangan bertujuan untuk bersama-sama membangun sistem pangan yang kokoh, terutama dalam upaya Pengentasan Wilayah Rentan Rawan Pangan, Percepatan Diversifikasi Konsumsi Pangan dan Stabilitasi Harga Pangan Strategis sebagai pondasi utama dalam memperkuat kedaulatan dan kemandirian pangan. (Ning)

Komentar

Komentar