Home Breaking News Digagalkan Rencana ISIS Ledakkan Pesawat Perdana Menteri Australia

Digagalkan Rencana ISIS Ledakkan Pesawat Perdana Menteri Australia

165
Ditangkap teroris isis di Australia.

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- “Polisi anti teror Australia berhasil menggagalkan rencana (ISIS) meledakkan pesawat terbang,” kata Perdana Menteri Malcolm Turnbull, Minggu (30/7/2017).

Bahwa Perdana Menteri ini menyampaikan informasi itu setelah empat orang teroris itu ditangkap dalam sebuah penggerebekan polisi di Sydney.

Penyidik mengatakan bahwa mereka telah menyita ebrbagai barang bukti dalam penggerebekan yang bisa digunakan untuk meledakkan pesawat itu.

Turnbull mengatakan bahwa penggerebekan tersebut merupakan “operasi kontra-terorisme bersama,” jeasnya seraya mengatakan keamanan ekstra di bandara domestik dan internasional.

Penggerebekan tersebut terjadi di pinggiran Sydney Surry Hills, Lakemba, Wiley Park dan Punchbowl. Tingkat ancaman teror nasional Australia tetap “mungkin”.

Komisaris Polisi Federal Australia Andrew Colvin mengatakan keempat pria yang ditangkap tersebut diduga terkait dengan rencana yang terinspirasi oleh Islam.

“Dalam beberapa hari ini, penegakan hukum telah menjadi sadar akan informasi yang menyarankan beberapa orang di Sydney yang berencana untuk melakukan serangan teroris menggunakan alat peledak improvisasi),” katanya dalam konferensi pers.

Dia belum memiliki informasi mengenai “serangan spesifik, lokasi, tanggal atau waktu”, dan menambahkan bahwa dia memperkirakan penyelidikan tersebut akan “panjang dan berlarut-larut”.

ABC melaporkan bahwa seorang wanita di daerah Surry Hills, yang mengatakan bahwa anak laki-laki dan suaminya telah ditangkap, menyangkal bahwa mereka memiliki kaitan dengan terorisme “hingga ISIS”.

Berikut timeline ancaman teror Australia :
  • Juni 2017: Di Melbourne, pria bersenjata Yacqub Khayre membunuh seorang pria dan menahan seorang wanita saat mengepung sebuah gedung apartemen. Tiga petugas polisi terluka setelah Khayre melibatkan mereka dalam baku tembak. Dia ditembak mati.
  • Desember 2016: Sebuah operasi polisi besar menggagalkan rencana teror untuk membom tengara di Melbourne pada Hari Natal. Perdana Menteri Malcolm Turnbull menggambarkan rencana tersebut sebagai “plot teroris IISI”.
  • September 2016: Polisi menugaskan seorang pria berusia 22 tahun dengan melakukan tindakan teroris dan melakukan pembunuhan di barat daya Sydney. Mereka terinspirasi oleh kelompok ISIS. Petugas mengatakan penyerang tersebut berulang kali menikam seorang pria berusia 59 tahun di sebuah taman pinggiran kota dan kemudian mencoba menusuk seorang polisi.
  • Oktober 2015: Lima belas tahun Farhad Jabar Khalil Mohammad menembak seorang pegawai sipil Polisi New South Wales yang tewas sebelum dibunuh oleh petugas polisi di markas besar polisi di Parramatta, Sydney.
  • Desember 2014: Man Haron Monis, seorang ulama mandiri berasal dari Iran, membawa 17 orang sandera di sebuah kafe di pusat kota Sydney. Monis dan dua sandera tewas setelah pengepungan 16 jam. Seorang psikiater menceritakan sebuah pemeriksaan ke dalam pengepungan bahwa Monis memiliki gangguan kepribadian yang parah yang memungkinkannya menimbulkan kerugian besar pada orang lain.
(bbc/adams)

Komentar

Komentar