Home Breaking News 3 Upaya Penjaminan Kelayakan Kurban saat Idhul Adha

3 Upaya Penjaminan Kelayakan Kurban saat Idhul Adha

153
Direktur Perbibitan & Produksi Ternak Surachman Suwandi saat memberikan sambutan pada acara pembukaan kegiatan public awareness kesehatan masyarakat veteriner di Masjid Baiturrahman, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Selasa (29/8/2017). (Foto: Siwa Ningsih/citraindonesia.com)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Dalam rangka upaya penjaminan keamanan dan kelayakan daging kurban pada pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1438 H (2017 M), diperlukan peningkatan pengawasan teknis kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner.

Sehubungan dengan hal tersebut, Penanganan Daging Qurban Secara Hygienis serta memenuhi akidah kehewanan penting untuk diperhatikan.

“Ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam prosesi pemotongan hewan qurban yaitu kesehatan hewan yang akan diqurbankan, proses pemotongan hewan qurban, dan distribusi kepada mustahiq,” kata Direktur Perbibitan & Produksi Ternak Surachman Suwandi dalam sambutannya membuka kegiatan public awareness kesehatan masyarakat veteriner di Masjid Baiturrahman, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Selasa (29/8/2017).

Surachman mengatakan bahwa Public Awareness ini sendiri merupakan fungsi pembelajaran awal kepada masyarakat bagaimana menyediakan daging yang ASUH.

Terkait persiapan dalam menghadapi Hari Raya Idul Adha, beberapa hal yang telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan adalah:
Menerbitkan Surat Edaran Nomor 20039/PK.400/07/2017 tanggal 20 Juli 2017 tentang Peningkatan Kewaspadaan Zoonosis terhadap Hewan/Ternak dan Pengawasan Pelaksanaan Dalam Rangka Idul Adha 1438 H, yang ditujukan kepada Kepala Dinas yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan seluruh provinsi di Indonesia.

“Untuk memudahkan pelaporan petugas dan informasi dari daerah, telah disiapkan sistem pelaporan melalui sms gateway yang terintegrasi iSIKHNAS on-line. Data jumlah ternak yang dipotong dalam pelaksanaan kurban 2017 ini dapat dipantau melalui website iSIKHNAS,” jelasnya.

Tim Bantuan Pengawasan Hewan Kurban 1438 H telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 7829/Kpts/OT.050/F/08/2017 tanggal 7 Agustus 2017.

Tim terdiri atas 129 orang petugas teknis untuk diturunkan ke lapangan di wilayah DKI Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

“Adapun tugas Tim adalah melaksanakan koordinasi dengan Dinas yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan di daerah tugas, melaksanakan tugas pengawasan terhadap pelaksanaan teknis yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah, melaporkan hasil pelaksanaan pemantauan kurban, mendokumentasikan melaksanaan pemantauan kurban,” papar Surachman. (Ning)

Komentar

Komentar