Home Breaking News 3 Kuliner Nusantara Ini Nyaris Punah

3 Kuliner Nusantara Ini Nyaris Punah

235

JAKARTA. CITRAINDONESIA.COM- Kuliner setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing dan salah satu menjadi kekayaan nusantara, namun bagaimanan jika makanan tersebut kalah bersaing dengan banyaknya makanan luar yang masuk hingga membuat kuliner Indonesia kita hampir dilupakan.

Jika bukan kita, siapa lagi yang bisa melestarikan budaya kita, seperti kuliner nusantara yang turun temurun yang harusnya selalu ada dan dirindukan setiap saat.

Berikut 3 kuliner nusantara yang hampir punah, dikutip dari berbagai sumber:

1. Gulo Puan

Belum banyak yang tahu bahwa ada camilan manis berbahan dasar susu kerbau yang ada di Bumi Sriwijaya, yakni Gulo (gula) Puan.

Mencari camilan makanan yang dulunya hanya dikonsumsi para bangsawan kerajaan Palembang ini pun sekarang sangat sulit. Hanya beberapa orang yang masih eksis menjajakan camilan tersebut.

Seperti di kawasan Masjid Agung Sultan Mahmud Baddarudin II Palembang, camilan itu tak bisa dijumpai setiap saat. Pedagang Gulo Puan hanya bisa ditemukan di hari Kamis dan Jumat.

2. Nasi Glewo

Anda warga asli Semarang, Jawa Tengah, yang telah tinggal lama di Ibu Kota Jakarta? Anda pasti rindu dengan kuliner khas Kota Lumpia ini. Apalagi kini semakin banyak kuliner tradisional yang mulai hilang dan sulit ditemukan di pasaran. Salah satunya, kuliner Nasi Glewo?.

Ya, Nasi Glewo memang tergolong salah satu kuliner khas Semarang yang bisa dibilang hampir punah. Makanan yang populer di era 1980-an itu kini sangat jarang dijual. Alasannya pun klasik. Banyak generasi penjual Nasi Glewo yang memilih tidak meneruskan usaha leluhurnya.

3. Lempong Sagu

Lempong sagu adalah makanan atau jajanan khas Sumatra yang saat ini sudah mulai langka. Dahulu makanan ini menjadi makanan yang sangat sering di nikmati oleh masyarakat dari minang kabau.

Makanan ini mulai langka karena sudah tidak banyak orang yang membuatnya. Dahulu sagu adalah makanan pokok masyarakat di sekitar sana namun saat ini sudah beralih ke nasi.

Makanan ini sebenarnya masih bisa anda temukan di beberapa titik. Makanan ini memiliki cita rasa yang unik karena terbuat dari sagu yang dicampur santan dan potongan pisang lalu di bungkus dengan daun pisang. Makanan sumatera yang hampir punah yang satu ini memiliki cita rasa yang gurih, manis dan juga kenyal.

Komentar

Komentar