Home Breaking News 2018, Jakarta– Surabaya Akan Terhubung Ruas Tol

2018, Jakarta– Surabaya Akan Terhubung Ruas Tol

215
Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (8/4/2017).

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, Insha Allah nanti 2018 akhir Jakarta– Semarang, Semarang– Solo, Solo– Surabaya akan tersambung ruas tol. Selanjuntya ke arah timur, Surabaya– Banyuwangi juga 2019 sudah selesai.

“Sambung dari ujung ke ujung di Jawa,” katanya usai meninjau lokasi pembangunan Jalan Tol Bawen– Salatiga di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (8/4/2017).

Menurutunya, Pembangunan Jalan Tol Bawen– Salatiga itu, merupakan bagian dari jalan tol Jakarta ke Semarang, Semarang– Solo, Solo– Surabaya, Surabaya– Banyuwangi. “Ini ruas Bawen – Salatiga yang sudah bertahun-tahun tidak bisa selesai karena masalah pembebasan lahan,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi mengaku bersyukur karena hampir rata-rata di setiap ruas, setiap seksi, 97-99% lahan ini sudah terbebaskan.

Menurut Presiden ada berbagai problem yang dihadapi dalam pembangunan tol ini, misalnya di ruas Bawen– Salatiga, di Tuntang, problem paling berat berhadapan dengan bukit-bukit yang memerlukan pemotongan. Kemudian membawa tanah itu menuju tempat yang lain.

“Ini seperti tadi saya sampaikan, hampir 2 juta meter kubik yang harus dipindahkan. Ini baru selesai, masih sisa 140.000 meter kubik, juga harus diselesaikan,” pungkasnys.

Walaupun gerimis, warga sekitar tampak sangat antusias menyambut kedatangan Presiden Jokowi yang dalam kesempatan itu didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Dalam perjalanan menuju lokasi kunjungan berikutnya, Presiden Jokowi pun menyempatkan diri untuk turun menyapa warga dan membagikan buku.

Dalam peninjauan ini Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (pemi)

Komentar

Komentar