Home Breaking News 2 Desember, Buruh Pun Lakukan Mogok Nasional

2 Desember, Buruh Pun Lakukan Mogok Nasional

161
Presiden Konfederasi Serikat Indonesia (KSPI) Said Ikbal, (Foto: Adam/citraindonesia)

JAKARTA, CITRAINDONESIA.COM- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama buruh Indonesia resmi mengumumkan akan melakukan ‘Mogok Nasional’ pada 2 Desember, bersamaan dengan digelarnya Aksi Bela Islam III yang dimotori Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

“Mogok nasional ini dalam bentuk unjuk rasa nasional stop produksi akan berlangsung di 20 provinsi, 250 kabupaten/kota yang akan diikuti hampir satu juta buruh,” kata Presiden KSPI, Said Iqbal, melalui keterangan tertulis, Senin (21/11).

Khusus buruh se-Jabodetabek Karawang, lebih dari 200 ribu buruh pada saat mogok nasional nanti akan bergerak ke Jakarta untuk berunjuk rasa di Istana Negara dengan titik kumpul di bundaran HI.

Sedangkan mogok nasional buruh di 19 propinsi lainnya dilakukan di kawasan industri dan kantor gubernur masing-masing.

Adapun tiga isu yang akan disuarakan para buruh pd mogok nasional tersebut, yakni pencabutan PP Pomor 78/2015 tentang Pengupahan, tolak upah murah dan menuntut UMP/UMK dinaikkan sebesar 15-20%.

Tidak hanya itu, Iqbal mengatakan kalau para buruh juga menuntut agar pemerintah segera memenjarakan gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahya Purnama alias Ahok yang telah ditetapkan sebagai tersangka penisataan agama.

“Demi tegaknya supremasi hukum, isu ini sudah dari peringatan may day 2016 yang lalu diteriakkan oleh buruh, termasuk menolak penggusuran dan reklamasi yang merusak lingkungan hidup serta sarat aroma korupsi,” ujar Iqbal.

Untuk diketahui, sebelumnya buruh berencana melakukan aksi mogok massal pada 25 November, bersamaan dengan target pelaksanaan rush money yang imbauannya disebarkan melalui media sosial.

Iqbal mengaku pemunduran aksi itu karena antara aksi mogok yang akan dilakukan organisasinya dengan Aksi Bela Islam III, beirisan karena sama-sama menuntut ditegakkannya supremasi hukum dan rasa keadilan.

“Di seluruh dunia perjuangan serikat buruh adalah upah layak, HAM, lingkungan, tegaknya hukum (rechstat). Inilah esensi mogok nasional 2 Desember oleh buruh,” pungkasnya. (man)

Komentar

Komentar